BangkalanJatim

Polres Bangkalan dirikan Posko Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana

BANGKALAN, wartapos.id – Kepolisian Resort (Polres) Bangkalan mendirikan posko kesiapsiagaan menghadapi bencana. Posko yang didirikan di lahan kosong sebelah Utara Mapolsek Arosbaya tersebut ditinjau oleh Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi bersama Bupati Bangkalan, Komandan Kodim 0829, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Batuporon, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri dan Ketua Pengadilan Agama Bangkalan pada Minggu (05/01/2020).Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi menyampaikan bahwa mendirikan posko ini merupakan wujud sinergitas antara Polres Bangkalan dengan Forkopimda dalam mengantisipasi bahaya bencana alam yang akan terjadi.

Selain mendirikan posko, dalam kesempatan tersebut, Kapolres bersama Forkopimda juga meninjau sungai Tambengan yang terletak di perbatasan antara Kecamatan Arosbaya dengan Kecamatan Klampis yang menjadi titik potensi sumber banjir.

Peninjauan tersebut untuk mengecek sistem alarm pengukur tingkat ketinggian air EWS (Early Warning System). Menurutnya, alarm tersebut akan berbunyi pada saat ketinggian air yang akan menimbulkan bahaya banjir,”Sehingga warga bisa waspada dan segera dievakuasi di posko yang sudah kita tentukan,” ujarnya.

Kapolres yang akrab dengan sapaan Rama, berharap banjir di Kecamatan Arosbaya tidak sampai terjadi. Andaipun itu terjadi, ia berharap semua pihak telah siap untuk menanggulanginya. “Sebanyak kurang Iebih 400 personel gabungan dari Polres, BPBD, Kodim, Lanal Batuporon, Satpol PP, serta relawan baik dari Pramuka maupun lainnya sudah disiapkan sebagai tim penanggulangan bencana.

Selain Kecamatan Arosbaya, Kapolres juga akan membuka posko bencana yang bertempat di Kecamatan Blega. Hal ini sesuai mapping lokasi rawan bencana yang akan terjadi di wilayah Kabupaten Bangkalan.

Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin usai meninjau posko serta turut turun memantau sungai di lokasi rawan banjir, Berharap dengan adanya posko bencana ini bisa meminimalisir serta berharap tidak ada korban jiwa saat terjadi musibah.

“Oleh karenanya, haI-hal yang dapat diatasi sebelum terjadi bencana yang begitu besar perlu kita waspadai,” tuturnya.

Ra Latif juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan memaksimalkan saluran air dan kanalisasi sehingga aliran menuju sungai lebih lancar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut selain Forkopimda, Camat serta kepala Desa di Kecamatan Arosbaya. (San)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button