BangkalanJatimPemerintahan

Bupati : Bangkalan dalam status tanggap darurat bencana kekeringan

Tanggap bencana kekeringan Bangkalan

Bangkalan, Wartapos.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai menyalurkan bantuan air bersih pada Selasa (23/7/2019). Rencananya, penyaluran ini akan dilakukan secara terus menerus hingga bulan September mendatang.

Sebanyak enam armada tangki dengan kapasitas 6000 liter dikerahkan untuk menyalurkan air bersih ke daerah-daerah terdampak kekeringan, baik kering kritis maupun kering langka.

“Kami telah mendapat laporan dari Kecamatan Kokop dan Kecamatan Konang telag kekurangan air, maka penyaluran hari ini akan memprioritaskan daerah tersebut,” ucap Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron.

Ra Latif (sapaan akrab Bupati Bangkalan) berharap, bantuan air ini dapat membantu masyarakat yang mengalami bencana kekeringan. Ra Latif juga menjelaskan, terdapat 33 desa dalam 9 kecamatan yang terdampak kekeringan ini.

“Ada 33 desa terdampak. Kami berharap, bantuan air bersih ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Bantuan akan terus diberikan pada desa tersebut secara bergantian, mengingat armada kita juga terbatas,” tuturnya.

kepala BPBD Kabupaten Bangkalan, Rizal Moris mengatakan, penyaluran ini setiap harinya akan dilakukan ke empat desa secara bergantian dengan proses pengiriman air dua kali dalam setiap harinya.

“Kami lakukan pengiriman air ke empat desa dalam sehari. Mulai pagi hingga selesai. Sebab, jarak tempuh juga tidak sama antar desa satu dan lainnya,” jelasnya.

Dikatakan, dalam satu tangki yang berkapasitas 6000 liter tersebut, diperkirakan akan cukup untuk 30 kepala keluarga (KK). Total dana yang dianggarkan untuk bantuan ini sebanyak Rp 150 juta.

“Satu tangki ini bisa cukup untuk 30 KK dan total anggaran untuk bantuan ini sebesar Rp 150 Juta,” pungkasnya mengakhiri. (San)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button