Lumajang

Seolah Proyek Siluman, Pengerjaan Plengsengan Di Desa Tekung Tanpa Papan Nama

Lumajang Wartapos.id – Lagi – lagi tim investigasi media ini dalam penelusurannya menemukan kejanggalan dalam sejumlah pengerjaan proyek di Kabupaten Lumajang Jawa Timur, salah satunya pengerjaan proyek di Dusun Kembang Desa / Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang, Sabtu (23/11/2019).

Dalam pantauan tim investigasi media ini, proyek yang saat ini masih berlangsung tidak nampak papan nama yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat dari mana asal dana dan berapa besar anggaran yang dikucurkan untuk pelaksanaan proyek tersebut, bahkan dirasa pelaksanaan proyek tersebut membahayakan pengguna jalan ( sejumlah material batu ditaruh ditepi jalan hingga masuk ke badan jalan).

Setelah selang beberapa hari kemudian  tepatnya, Selasa (26/11/2019), tim investigasi media ini kembali mendatangi lokasi proyek tersebut, material batu sudah pindah ke seberang jalan dan tak lagi ditepian jalan. Namun, sebagian masih berceceran ditepian sungai. Dan nampak sejumlah pekerja, terlihat meneruskan pekerjaannya pada bagian plengsengan pinggiran sungai.

Saat kami konfirmasi kesalah satu pekerja yang namanya enggan dipublikasikan, terkait papan nama dan siapa CV pelaksananya menyampaikan memang sejak awal tidak ada papan nama pada proyek tersebut.

“Setahu saya memang mulai awal proyek ini dikerjakan tidak ada papan namanya pak, untuk lain – lain saya tidak tau pak, saya hanya tukang disini dan yang bayar saya ya kepala tukangnya, saya gak tau siapa CV nya”, ujarnya sembari melanjutkan kerjaannya.

Disadur dari media lain, Gunawan selaku Kabid Pengairan pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lumajang, saat dikonfirmasi untuk memperjelas informasi tekait proyek tersebut, dia menjawab akan berkoordinasi dengan pengawas.

“Saya tidak hafal, nanti saya konfirmasi pengawasnya. Saya tidak hafal lokasinya, kalau pengawasnya kan hafal,” Ucap dia. (Nzr/war)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button