100 Buruh Pabrik Rokok di Lumajang Terima BLT Rp 600 Ribu dari DBHCHT

Lumajang Wartapos.id – Sebanyak 100 buruh pabrik rokok CV Triloka di Desa Sari Kemuning, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun 2026. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp600 ribu yang disalurkan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, Rabu (12/8/2026).
Penyaluran tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang manfaatnya kembali disalurkan kepada masyarakat, khususnya kelompok sasaran yang berkaitan dengan sektor tembakau dan industri hasil tembakau.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar CV Triloka yang telah memberikan kontribusi melalui pembayaran cukai hasil tembakau.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar CV Triloka yang sudah memberikan kontribusi besar kepada negara melalui cukai hasil tembakau,” ujar Bunda Indah.
Menurutnya, penyaluran BLT DBHCHT merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat sekaligus upaya agar manfaat penerimaan dari sektor hasil tembakau dapat dirasakan kembali oleh masyarakat.
“Dana ini berasal dari cukai hasil tembakau dan dikembalikan lagi kepada masyarakat. Jadi, sebagian manfaat dari penerimaan DBHCHT ini dapat kembali dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Sebanyak 100 penerima di CV Triloka terdiri atas buruh yang terlibat langsung dalam proses produksi maupun pekerja nonproduksi. Bantuan diberikan secara tunai sebagai bagian dari program pembinaan lingkungan sosial dalam rangka pemulihan perekonomian daerah.
Bunda Indah berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan prioritas keluarga, termasuk kebutuhan pendidikan anak.
“Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi mudah-mudahan manfaatnya bisa dirasakan nyata oleh keluarga Bapak dan Ibu. Semoga dapat digunakan untuk keperluan keluarga, termasuk kebutuhan anak-anak yang saat ini sudah bersekolah,” tuturnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan rumah tangga penerima sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lumajang juga menilai dukungan terhadap pekerja dan keluarga mereka perlu terus dilakukan melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Bunda Indah menegaskan, penyaluran bantuan bukan berarti seluruh persoalan kesejahteraan masyarakat telah selesai. Pemerintah tetap mendorong adanya kolaborasi berkelanjutan agar kesejahteraan pekerja dan keluarganya semakin meningkat.
“Bantuan ini mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan, tetapi kami berharap ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir, peduli, dan berusaha berjalan bersama masyarakat,” tegasnya.
Melalui penyaluran BLT DBHCHT, masyarakat penerima diharapkan dapat merasakan manfaat langsung dari pengelolaan dana bagi hasil cukai sekaligus memanfaatkannya secara bijak untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Reporter : Nizar/Anwar





