Lumajang

Pasca Viral Pasien Meninggal, Dirut RSUD dr. Haryoto Datangi Keluarga Pasien, Minta Ma’af & Janji Perbaikan

Lumajang, Wartapos.id – Menyusul viralnya kasus meninggalnya seorang pasien di RSUD dr. Haryoto Lumajang yang dituding berawal dari pelayanan yang lamban dan kurang maksimal, jajaran pimpinan rumah sakit langsung mengambil langkah mendatangi keluarga almarhum untuk meminta maaf secara langsung.

Kepastian itu dikonfirmasi sendiri oleh Direktur Utama RSUD dr. Haryoto, dr. Wawan, saat dihubungi wartawan hari ini, Senin (10/8/2026). Didampingi Wakil Direktur Keuangan dan sejumlah staf, dr. Wawan mengunjungi kediaman keluarga untuk meluruskan fakta sekaligus memohon maaf atas kekurangan yang dirasakan pihak keluarga.

“Kami datang untuk silaturahim, menjelaskan kondisi yang sebenarnya, sekaligus meminta maaf jika pelayanan kami dirasa kurang tepat atau kurang memuaskan. Kami juga menyampaikan rasa belas sungguh-sungguh dan berharap persoalan ini tidak terus berkembang dengan informasi yang tidak lengkap,” ujar dr. Wawan.

Pihaknya mengakui adanya kekhawatiran jika kesalahpahaman terus berlanjut. “Kami sadar sepenuhnya bahwa pelayanan prima adalah hak setiap pasien. Jika ada hal yang kurang berkenan, kami minta maaf dan berjanji akan mengevaluasi serta memperbaiki diri ke depannya,” tegasnya.

Tindakan Tegas terhadap Tenaga Medis
Terkait tuduhan kelalaian petugas, dr. Wawan menjelaskan bahwa pada malam kejadian terdapat tiga orang perawat yang bertugas. Ketiganya telah dipanggil dan diberikan pembinaan khusus. Meski secara prosedur teknis tindakan yang diambil sudah sesuai arahan dokter, namun kedisiplinan merespons panggilan keluarga menjadi sorotan utama.

“Kami menegaskan kepada seluruh perawat agar setiap ada panggilan dari keluarga pasien harus segera ditanggapi dan diperiksa lebih dulu sebelum mengambil langkah selanjutnya. Untuk saat ini, satu perawat sudah kami pindahkan ke jadwal piket pagi guna pemantauan kinerja lebih ketat, sedangkan dua lainnya masih dalam tahap pertimbangan tindakan lebih lanjut,” papar dr. Wawan.

Sementara itu, usai dikunjungi rombongan RSUD, keluarga pasien memilih untuk tidak memberikan komentar kepada awak media yang hadir di lokasi.

Sebelumnya, keluhan yang diunggah akun media sosial @sambatbunda mengenai dugaan kelalaian pelayanan yang merenggut nyawa kerabatnya langsung menyita perhatian publik dan memicu reaksi luas dari masyarakat Lumajang.

Reporter : Nizar/Anwar

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button