Tambang Ilegal Semakin Menjamur, Ketua HPBI Lumajang Buka Suara

Lumajang Wartapos.id – Menjamurnya tambang pasir ilegal di Kabupaten Lumajang membuat HPBI (Himpunan Pertambangan Batuan Indonesia) Lumajang angkat bicara.
Ketua HPBI Lumajang Jamal Al Katiri, didampingi Wakil Ketua HPBI Lumajang Muhammad Rizal yang akrab dipanggil Mat Sujak mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin lagi ada tambang pasir ilegal di Lumajang, semua akan ditertibkan.
“Kami berharap semua penambang tertib, seluruh penambang memiliki ijin tambang, dan nantinya tidak ada ilegal di tambang dan ilegal akan ditampung oleh penambang yang legal,” Ujar Jamal Al Katiri saat ditemui diruang lobi Pemkab Lumajang, usai pertemuan dengan Pj. Bupati Lumajang, kamis (25/04/24).
“Nantinya penambang manual akan kita tata bersama – sama untuk di taruk di tambang legal, sehingga nanti aturannya dari yang punya ijin,” Imbuh Jamal.
Jamal menyampaikan bahwa di Lumajang saat ini ada 27 tambang yang berijin dari 36 tambang yang ada, dan nantinya ke 27 tambang ini akan tertib, utamanya tertib SKAB (Surat Keterangan Asal Barang) agar bisa meningkatkan PAD (Penghasilan Asli Daerah) Kabupaten Lumajang
“Kami berharap pemilik ijin tambang untuk tertib SKAB, disitulah kerja sama antara BPRD dengan pengusaha tambang harus bersinergi,” ungkapnya.
Diakui oleh Jamal bahwa tambang ilegal di Lumajang itu banyak namun kedepan pihaknya akan menertibkan.
“Memang banyak ilegal itu, karena yang kemarin kurang tertib sehingga tadi itu pertemuan dengan Pj. Bupati kedapan akan kita tertibkan, dimana pemilik ijin menaungi penambang ilegal sehingga nantinya tidak akan ada lagi kebocoran pajak,” Terang Jamal.
“Kami juga meminta satgas tambang untuk proaktif untuk melihat, jangan hanya yang legal saja tapi yang ilegal kan banyak, tolong jangan takut siapapun kalau itu menertibkan tambang,” Tegas Ketua HPBI.
Sementara itu Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni menyampaikan bahwa sudah ada kesepakatan antara Pemkab Lumajang dengan HPBI Lumajang untuk melakukan penertiban soal tambang.
“Jadi ada kesepakatan bahwa kita akan melakukan penertiban, jadi satgas tambang itu akan secara teratur dan periodik akan melalukan monev untuk turun kebawah, dan kita juga akan melakukan pendataan penambang – penambang ilegal nantinya penambang ilegal ini akan perijinannya kita gabungkan dengan yang punya ijin, nanti kita akan pertemukan kesepakatannya seperti apa” jelas Pj Bupati Indah Wahyuni.
“Kita juga akan meletakkan pos pantau disimpul – simpul tambang, termasuk juga kami akan segera memfungsikan kembali stoskpile terpadu, nanti setelah ini kami akan melalukan rapat kembali di minggu kedua dan minggu ke empat, nanti diminggu trakhir kita akan melibatkan Forkopimda,” Pungkasnya.
Reporter : Nizar/Anwar





