

Sidoarjo, Wartapos.id – Ribuan suporter tumplek blek di Depan Stadion Gelora Delta Sidoarjo, para pengemar bola dari Delta Mania, Bonek Mania dan masyarakat, Selasa (4/10/2022) malam. Merasa bahwa ada saudara kita yang tertimpa musibah , sehingga dari mereka membawa lilin, kertas dan spanduk bertuliskan duka cita untuk korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang.
Mereka berkumpul untuk melakukan doa bersama serta ungkapan duka cita, atas tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan 125 suporter Arema usai laga lawan Persebaya pada 1 Oktober 2022 meninggal dunia dan sejumlah korban lain dalam perawatan medis.
Selain itu, sebagai bentuk kepedulian bersama atas jatuhnya korban jiwa di Stadion Kanjuruhan, suporter Delta Mania, dan Bonek Mania di Sidoarjo juga mengumpulkan donasi yang akan diberikan ke keluarga korban, serta melakukan penandatanganan siap menang dan siap kalah di setiap pertandingan Deltras Sidoarjo.
Acara doa bersama di Sidoarjo, dihadiri Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dan jajaran Forkopimda Sidoarjo. “Kita semua sedang berduka, marilah kita ambil pelajaran dari kejadian di Kanjuruhan. Semoga kedepannya jangan sampai terulang kembali,” kata Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali.
Sementara Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro melalui kesempatan ini, turut berduka cita atas kejadian adanya korban jiwa suporter usai laga Arema lawan Persebaya. Serta menjadi perbaikan sepak bola kita kedepannya.
Ia juga mengapresiasi dan berharap kerjasama jajaran Forkopimda, manajemen Deltras dan Delta Mania yang telah terjalin dengan baik, dapat terus terlaksana demi kenyamanan masyarakat, keamanan dan ketertiban di setiap laga sepak bola kita.
Pengamanan suporter tidak harus keras, namun himbuan dan membentuk satuan pengamanan dari drijen suporter, yang mengedepankan rasa memiliki, rasa saudara, rasa semua hanya hiburan yang tidak perlu fanatik yang berlebihan, dan rasa kemanusiaan. Sehingga terbentuk suporter yang santun, paham dan No Anatkis. ( rif/hm )





