Satlantas Polresta Gelar Operasi Penertiban Becak Motor

Wartapos, Probolinggo
Intensitas Unit Lantas Polres Probolinggo Kota dalam melakukan penertiban terhadap kendaraan yang beraktifitas di dalam kota Probolinggo, terus digalakkan.
Hal ini sebagai langkah agar kondisi arus lalu lintas dikota ini cenderung kondusif, terutama dengan makin maraknya aktifitas kendaraan rakitan berupa becak yang dipadukan dengan motor atau becak motor.

Seperti yang terpantau saat satuan ini menggelar operasi terhadap becak motor (betor) di titik tertentu didalam kota Probolinggo, rabu (19/7). Kegiatan operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Probolinggo kota, AKP Alpo Gohan SH, dan berhasil menertibkan sejumlah becak motor yang tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah. “Untuk kendaraan modifikasi becak motor yang tidak disertai dokumen yang berlaku, maka kami ambil tindakan tegas dengan membawa kendaraan tersebut ke mako lantas.”Ujar Kasatlantas.

Sementara Bripka Suyanto SH, Kanit Tilang Satlantas Polresta Probolinggo yang juga turun dalam gelar operasi tersebut mengaku sangat prihatin dengan masih aktifnya kendaraan modifikasi becak motor di dalam kota Probolinggo. Padahal menerut Suyanto, beberapa kali kegiatan penertiban dilangsungkan bahkan bersama instansi lain (Dishub kota Probolinggo) dengan tujuan agar kendaraan sejenis ini tidak beropersi didalam kota.”Kenyataannya hingga saat ni, masih ada sejumlah pengguna becak motor ini melakukan aktifitasnya masuk kota. Yang jelasdari factor keselamatan baik pengendara maupun penumpangnya, tidak bisa dijamin. Sangat riskan kecelakaan apabila pengemudinya tidak bisa mengatur batas kecepatan kendaraan ini.”Ujar Kanit Tilang.
Ditambahkan oleh Bripka Suyanto, kendaraan yang trejaring operasi ini selanjutnya dibawa ke Satlantas kota sebagai barang bukti. Pantauan wartapos terhadap kegiatan operasi jajaran Satlantas tersebut, terjaring sejumlah kendaraan roda tiga bermotor (Betor) dan kendaraan ini diangkut ke mako Satlantas. “Kegiatan ini akan terus digalakkan, mengingat hingga saat ini keberadaan bettor ini cukup meresahkan dan membuat semrawut lalu lintas didalam kota Probolinggo.”tegas Bripka Suyanto. (Rul)





