Dugaan Pengeroyokan Siswa SMP Negeri Di Lumajang, Kepala Dinas Pendidikan Angkat Bicara

agus salim, kepala dinas pendidikan kabupaten lumajang

Lumajang Wartapos.id – Dugaan pengeroyokan terhadap siswa di salah satu SMP Negeri di Lumajang oleh teman sekolahnya sendiri beberapa waktu yang lalu, seperti diberitakan sebelumnya dimana orang tua atau wali muridnya sudah melapor ke pihak Kepolisian.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang Agus Salim menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan klarifikasi terhadap Kepala Sekolah SMP yang bersangkutan.

“Menurut pengakuan Kepala Sekolah bahwa berita dimedia itu tidak seperti praktek dilapangan, jadi itu hanya semacam dorong – dorongan hingga terjadi anak jatuh dan sebagainya, dan karena sudah sampai laporan ke Kepolisian, ya sudah akan dilanjut bagaimana nanti penanganan di tingkat Kepolisian,” Ujarnya, senin (26/09/22)

Disinggung perihal traumatik untuk korban atau siswa yang saat ini tidak mau masuk sekolah karena trauma, Agus Salim menyampaikan akan dilakukan pendekatan dengan keluarga untuk traumaheling.

“Soal siswa yang belum masuk sampai hari ini, itu kewajiban BK (bimbingan Konseling), dan Kepala Sekolah untuk menjemput anak itu agar kembali masuk sekolah, ketika di sekolah itu masih ada satu traumatik ya tetep bagaimanapun harus ada heling atau semacam penanganan secara khusus.” Ungkap Agus Salim.

Sementara itu, CW (33) wali murid / orang tua siswa yang diduga dikeroyok teman sekolahnya menyampaikan bahwa pihak sekolah datang kerumahnya meminta untuk masuk sekolah kembali.

“Tadi pihak sekolah diwakili wali kelas dan satu guru lainnya datang kerumah membujuk anak saya untuk masuk sekolah, namun anak saya tidak mau lagi sekolah disana karena takut katanya,” ungkapnya.

“Kami berharap orang tua siswa yang melakukan pengeroyokan terhadap anak saya datang kerumah dan meminta ma’af, dengan begitu semua permasalahan akan selesai,” Pinta CW.

Terpisah, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D. menyampaikan bahwa terkait dugaan pengeroyokan di SMP tersebut sudah tahap lidik. “Proses lidik ini,” Tulis Kapolres Lumajang via WhatsApp.

 

Reporter : Nizar/Anwar