Lumajang

Muncul Unggahan Di Medsos Terkait Dugaan Adanya Jual Beli SKAB, Ini Tanggapan DPRD Lumajang

Hj. Oktafiani SH. MH Wakil Ketua DPRD Lumajang

Lumajang Wartapos.id – Muncul dugaan adanya jual beli SKAB (surat keterangan asal barang Pasir. Red) yang tertulis di media sosial facebok group lapor Lumajang akun @Bambang Hariadi, dimana dalam akun tersebut tertulis yang intinya meminta semua penegak hukum menertibkan dugaan adanya jual beli SKAB yang dilakukan oleh oknum petugas lapangan.

ungguhan di akun facebook lapor lumajang

Wakil Ketua DPRD Lumajang Hj. Oktafiani SH. MH. mengatakan, bahwa isu jual-beli SKAB tersebut bisa menjadi pemantik agar BPRD (Badan Penarikan Restribusi Daerah) bisa melakukan monitoring lebih baik lagi.
Hal itu diungkapkannya menanggapi Isu jual-beli SKAB Pasir yang santer didengungkan oleh salah satu warga yang mengunggah di media sosial terkait dugaan keterlibatan oknum petugas lapangan yang menjual kembali SKAB pasca digunakan.

“Setidaknya ini menjadi monitoring agar lebih keras BPRD bahwasanya isu-isu ini ya berarti ada kecenderungan pemikiran masyarakat beranggapan bahwa ada oknum BPRD jual-beli SKAB, tetapi apakah itu benar tidaknya, kitakan belum bisa membuktikan pak, makanya saya mohon kesampean tadi, tolong pak ditelusuri orang yang meng-upload ini bisa ngak dikonfirmasi atau dia punya bukti, lha kalau seperti itu harus segera ditindak pak,” ujarnya. Senin (13/05/24) dikantor DPRD Lumajang.

“Kita itu kalau misalnya menyebut nama ya kita ini tidak tahu isi otak manusia, Ono rasa benci, Ono rasa dengki ada urusan lain dicampuradukkan. Tetapi kalau seandainya yang meng upload ini bisa saja ngak usah di publik langsung kasih ke saya saja atau ini lho Bu buktinya, saya harus bertindak. Lek kayak gini saya hanya bisa memberi klarifikasi ke BPRD, ini lho perlu ditindaklanjuti. Kami akan terus monitoring seandainya ada laporan masyarakat,” imbuhnya.

Politisi Partai Gerindra itu menyampaikan jika pihaknya akan terus berupaya agar pendapatan asli daerah atau PAD Kabupaten Lumajang dari sektor Pertambangan Pasir bisa terus dimaksimalkan.

“Pengawasan kami jelas pak, kami itu selalu berupaya bagaimana pad dari tambang pasir ini bisa maksimal, kita melakukan hal-hal yang kayak kemarin saya membentuk paguyuban perwilayah itu.” Tukasnya.

Sementara itu Doni Kepala BPRD Lumajang dikonfirmasi perihal nama oknum BPRD yang disebut dalam medsos yamg diduga melakukan penjualan kembali SKAB mengatakan bahwa tidak ada nama pegawai atas nama yang dimaksud.
“didata kami tidak ada pegawai atas nama tersebut (sebut nama.red)”. ucapnya via whatsApp.

Saat ditanya SKAB diwilayah yang dimaksud atas nama siapa, Doni mengatak tidak hafal. “mohon ma’af aku gak apal lek iku mas,” tutupnya.

Reporter : Nizar/Anwar

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button