

Bondowoso, Wartapos.id – Berdasarkan Hasil Temuan Tim Monitoring LSM Jawara bahwa isu terkait kelangkaan pupuk subsidi khususnya pupuk jenis UREA diwilayah kabupaten Bondowoso tidak benar
Menurut wakil direktur LSM Jawara Ilham, yang dimaksud kelangkaan pupuk dikarenakan oleh kesalahan sistem manejemen Pendistribusian yang FAIL atau Gagal, dari hulu ke hilir baik dari pengawasan KP3, Pendamping, distributor, kios, kelompok hingga petani
” Dari hulu hingga hilir ini sudah tidak beres, kami sebagai lembaga swadaya masyarakat akan kawal permasalah ini serta akan membantu mencari solusi carut marutnya pendistribuasian pupuk di Bondowoso terutama sistem manajemen pendistribusian yang FAIL ” Ucapnya
Iya mengatakan hasil temuannya bersama tim monitoring Lembaga LSM Jawara, semua ada permainan dan pelanggaran Undang Undang yang dilakukan Distributor, kios, maupun petani
Ilham memberi contoh petani membeli pupuk diluar kawasan domisili dengan alasan stok pupuk dikios kawasan domisilinya sudah kosong, sehingga terjadi kenaikan harga di atas HET
” kami memberikan contoh Petani membeli pupuk dikios diluar domisilinya, dan ketika membeli di kios luar domisilinya, kios tersebut menjual dengan harga di atas HET ” Tambahnya
Ilham juga menjelaskan ada dugaan permainan oknum Ditributor yang mengintervensi kios dengan menjual pupuk bersubsidi diatas Harga eceran tertinggi HET
” kios ditawari menjual pupuk bersubsidi di atas HET, itu diduga di intervensi oleh oknum distributor dan harus memenuhi target, dan akhirnya petani yang menjadi korban, ini menjadi atensi kami tim LSM Jawara, untuk melaporkan beberapa kios dan distributor hasil dugaan temuan kami Ke KP3 dan APH ” Tegasnya.
Pewarta : Ekojhalu





