BanyuwangiJatimPelangi

Setelah Viral Di Pemberitaan, Ini Jawaban Korsda Srono

 

Banyuwangi, Wartapos.id – Setelah ramai pemberitaan di sejumlah media online terkait penebangan 2 pohon Bendo di sempadan sungai Dam Rejo area Dum gembleng Desa Aliyan, kecamatan Rogojampi, kabupaten Banyuwangi.

Korsda Srono memberikan tanggapan kepada awak media, setelah waktu itu dihubungi tidak respon, pihak korsda memberikan pernyataan tidak sesuai dengan saat pertama dikonfirmasi oleh pihak media

Dalam konfirmasi kedua melalui sambungan WhatsApp, Eko Susanto selaku Korsda Srono mengatakan pihak dari penebang pohon tersebut tidak menyebutkan nama dari pelaku, padahal dari konfirmasi yang pertama menyebutkan nama Gorib, Senin,20/6/2022.

“Kami telah bertemu dengan pelaku, dan pihaknya sepakat mengganti pohon Bendo yang telah ditebang akan diganti dengan 5 pohon keras serta membayar denda, ujar Eko ,saat dikonfirmasi yang pertama.

Setelah diterangkan terkait itu semua pihak Korsda Srono, Eko Susanto Mala menyuruh pihak media untuk memberitakan berita berapa saja sudah mas, seolah menantang untuk diberitakan.

Padahal dari penebangan pohon disempadan sungai , ada larangan sesuai Kepres no 32 tahun 1990, tetapi dilapangan tetap langgar oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

lanjut Eko ,menjelaskan hal tersebut telah di ketahui oleh sekertaris dinas (sekdin) Dinas pengairan dan tidak ada unsur permainan,” ungkapnya.

Eko mengakui , Kalau penebangan pohon disempadan sungai itu melanggar kepres no 32 tahun 1990.

Dari itu semua, saat dikonfirmasi terkait hasil penebangan pohon tersebut atau barang buktinya, beliau mengatakan tidak ada barangnya.

” Barang buktinya sudah tidak ada mas” padahal saya sudah meminta kepada pihak pelaku agar membawanya ke kantor Korsda. Tapi sudah kami buatkan pernyataan secara tertulis,” jelasnya

Eko juga mengatakan, bahwa dirinya tidak keberatan apabila hal tersebut di beritakan lagi oleh awak media.

“Saya sudah memberikan hak jawab yang di minta, dan silahkan bila mau di beritakan kembali, yang jelas di sini tidak ada permainan dari pihak korsda Srono.” Tutupnya.

Sementara setelah penjelasan dari Eko terkait pihak Sekdin Pengairan Banyuwangi mengetahui, kami awak media langsung konfirmasi ke pihak Sekdin lewat WhatsApp ternyata tidak ada jawaban atau tidak aktif. (Har)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button