Kriminal

Tertangkapnya HA Atas Kepemilikan Sabu, Coreng GMDM Jatim

HA saat memberikan penyuluhan akan bahayanya narkoba di depan publik.
Surabaya, Wartapos – Perang terhadap narkoba oleh Satuan Narkoba Polres Tanjung Perak benar benar di buktikan tanpa pandang bulu baru baru ini telah menangkap  HA karena kedapatan menyimpan Narkoba jenis sabu yang lebih heboh lagi HA adalah anggota GMDM (Gerakan Mencegah Dan Mengobati) dalam jabatannya sebagai kepala penyuluh Narkoba di GMDM.
Info yang di dapat awak media HA adalah adik kandung dari Ketua GMDM Provinsi Jawa Timur saat ini.Hal ini di perkuat dengan adanya kesaksian dari sejumlah anggota GMDM itu sendiri. Senen (05/07).
Keberhasilan Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada, Senin (28/06). Telah mengamankan salah satu oknum dari Lembaga Gerakan Mencegah Dan Mengobati ( GMDM ) di kota Surabaya Jawa Timur yang ternyata adalah saudara kandung dari YY Ketua GMDM Provinsi Jatim.
Menurut Wahyudi mantan skretaris GMDM Kota Surabaya bahwa inisial HA itu adalah adik dari YY yang tak lain adalah Ketua GMDM Provinsi Jawa Timur.
“Setahu saya HA itu adik kandung YY yang sekarang menjadi Ketua GMDM Provinsi Jatim.” Terang Wahyudi saat di konfirmasi melalui Video call. (01/07)
Dan anehnya lagi atas kejadian ini sang kakak telah mengutuk adiknya sendiri. Hal ini di sampaikam oleh YY selaku ketua GMDM Provinsi jatim di beberapa media online sebelumnya. Dirinya menganggap HA adalah Oknum yang berstatus sebagai relawan saja. Padahal menurut keterangan yang diperoleh awak media dari beberapa sumber anggota GMDM, HA adalah kepala penyuluh Narkoba di GMDM. Bahkan dirinya sering memberikan pencerahan tentang bahayanya narkoba di depan publik.
Selain itu dari informasi yang di peroleh awak media diduga HA memang sudah sering tetangkap terkait kepemilikan sabu di tangannya. diduga sudah beberapakali tertangkap dan lagi lagi HA bisa lolos. diduga hal ini ada peran penting yang di lakukan oleh YY sebagai kakaknya sebagai ketua GMDM tapi kali ini tak akan lolos lagi.
Sangat di sayangkan , Kedua bersaudara ini menjadi pengurus di sebuah organisasi yang bergerak di bidang pemberantasan Narkoba. Tapi apa nyatanya, HA yang menjabat sebagai Kepala Penyuluhan di GMDM ternyata tidak bisa membawa nama harum Organisasi yang di ikutinya. HA pria yang kediamannya tak jauh dari kakaknya YY tak merasa jera karena kepemilikan barang haram jenis sabu ini.
Info yang di dapat saat konfirmasi dari petugas yang telah menangkap HA, memang saat tertangkap ada beberapa alat dan timbangan serta sabu sebanyak kurang lebih 2 gram. Hal  ini juga di benarkan oleh Kasat Narkoba AKP. Yadwivana Jumbo Qantason. Dirinya menjelaskan kenapa belum ada rilis, ” karena saat ini angka Covid sedang tinggi jadi pihak polres Tanjung Perak belum menerbitkan rilis terkait penangkapan itu,”
Lanjut anggota yang melakukan penangkapan menjelaskan, “Kalau adanya keterkaitan kedua kakak tersebut itu wewenang penyidik, kita di sini hanya bertugas untuk menangkap saja mas.” Sebut salah satu anggota Satuan Narkoba Polres Tanjung Perak.
Saat awak media melakukan Konfirmasi Ke Ketua GMDM Jawa Timur melalui WhatsApp dan menanyakan apakah benar HA adalah adik kandung YY tidak mendapatkan jawaban sama sekali meskipun sudah di baca teksnya bahkan nomer awak media di blokir oleh YY. Dengan tidak adanya Respon atau Tidak Ada jawaban sampai berita ini diturunkan, awak media masih mencari informasi tambahan terkait sejauh apa keterlibatan kedua adik kakak ini di dalam urusan narkoba. (GT -wp)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button