Kasdam V Brawijaya Pantau PPKM Mikro

Kasdam V Brawijaya, Brigjend TNI Agus Setiawan, SE saat menyerahkan oleh-oleh kepada Wakil Bupati Bangkalan, Drs. Mohni, MM di posko PPKM mikro Desa Kranggan Timur, Kecamatan Galis, Bangkalan. (Photo owned by wartapos)

BANGKALAN, Wartapos.id – Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) V Brawijaya melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Madura. Diawali dari wilayah Kabupaten Sumenep, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sampang dan terakhir melaksanakan peninjauan posko di Desa Kranggan Timur Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan pada Rabu (24/02/2021) sore.

Kasdam V Brawijaya, Brigjend TNI Agus Setiawan, SE saat menyerahkan bantuan berupa masker dan alat kesehatan kepada ketua posko PPKM mikro Desa Kranggan Timur, Kecamatan Galis, Bangkalan. (Photo owned by wartapos)

Kehadiran Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan, SE. serta Aspers Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Heri Budi Purnomo, SIP, MM. Disambut oleh Wakil Bupati Bangkalan, Drs. Mohni, MM. Ketua DPRD Bangkalan, Muhammad Fahad, Dandim 0829/Bangkalan, Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.sos. Danlanal Bpo Letkol Laut (P) Dodi Hermanto, M.Tr.Hanla. Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto, SIK, Kajari Bangkalan, Emanuel Ahmad, SH. Kepala PN Bangkalan, Dr. Masykur Hidayat SH, MH. Kepala PA Bangkalan, Drs. Amar Hujantoro, MH. Kepala BPBD Bangkalan, Drs. Rizal Moris. Muspika Kecamatan Galis, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Kranggan Timur. Mewakili Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron yang berhalangan hadir, Wakil Bupati Bangkalan, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Bangkalan yang tidak bisa menyambut Kasdam V/Brawijaya dikarenakan pada waktu yang bersamaan harus menyambut ketua DPD RI di Pendopo Agung Bangkalan.

“Seperti yang kita ketahui bersama pemerintah pusat telah memberlakukan beberapa peraturan untuk menekan sebaran Covid 19 diantara adalah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), Walaupun tidak murni masuk dalam peta yang murni memberlakukan PPKM, namun Kabupaten Bangkalan juga menerapkan peraturan PPKM untuk menekan sebaran Covid-19 sampai dengan diwilayah pedesaan dengan pemberlakuan PPKM skala mikro. Kabupaten Bangkalan juga tidak henti hentinya memberikan edukasi dan himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan untuk menekan sebaran Covid-19 ini,” tutur Wakil Bupati. Drs. Mohni, MM

Kasdam V Brawijaya, Brigjend TNI Agus Setiawan, SE saat memberikan sambutan di posko PPKM skala mikro Desa Kranggan Timur, Kecamatan Galis, Bangkalan. (Photo courtesy of wartapos)

Mohni juga menyampaikan, “Berdasarkan data tanggal 23 Februari, Sebaran Covid-19 diwilayah Bangkalan sebagai berikut. Suspect : 243, Positif : 1554, Sembuh : 1349 orang. Dan yang meninggal dunia sebanyak 151 orang.” Tutupnya.

Kasdam V/Brawijaya dalam sambutannya mengutarakan kehadirannya bersama Aspers Kasdam V/Brawijaya mulai dari kemarin telah melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Madura.

Kasdam mengajak hadirin agar tidak ada henti hentinya memberikan himbauan dan edukasi kepada masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. “Sudah 1 tahun kita berada di masa pandemi Covid 19, kita pastinya sudah mulai jenuh dan bosan dengan keadaan seperti ini, namun untuk memutus rantai sebaran kita harus sadar diri bahwa kita dalam masa pandemi penyakit menular.” Tutur Kasdam.

Menurutnya, dalam skala nasional, Jatim masih memiliki angka terkonfirm tertinggi, untuk itu mari bersama mencegah kenaikan angka tersebut. “35 % persen angka kematian Covid 19 diakibatkan adanya penyakit bawaan/komorbit, untuk itu jangan alergi dengan rumah sakit, apabila merasa sakit atau kurang badan segera periksa ke RS/dokter.” Sambutannya.

“Kami cukup bangga dengan posko yang kami kunjungi ini, namun posko PPKM Mikro ini jangan hanya untuk menggugurkan kewajiban tugas saja, namun harus di tegaskan kegunaannya. Ada 4 provinsi yang mampu menekan angka sebaran Covid-19, diantaranya adalah Jawa Timur dengan menerapkan PPKM skala mikro. Semoga dengan penerapan PPKM skala mikro ini dapat membawa wilayah Kabupaten Bangkalan ini menjadi zona hijau. Posko PPKM skala mikro harus memiliki alat rapid antigen untuk mengantisipasi adanya warga yang berstatus OTG. Mari bersama satukan tekad untuk memutus mata rantai sebaran Covid-19 dengan melaksanakan 5 M.” Tutur Kasdam mengakhiri sambutannya.

Pelaksanaan kegiatan pemantauan posko PPKM skala mikro diakhiri dengan penyerahan bantuan Masker dan alat pendukung kesehatan Posko PPKM Mikro secara simbolis oleh Kasdam V/Brawijaya kepada Ketua Posko PPKM skala mikro Desa Kranggan Timur Kecamatan Galis, dilanjutkan penyerahan cinderamata dari wakil Bupati kepada Kasdam V/Brawijaya.

Usai kegiatan kunjungan kerja tersebut, kepada pewarta wartapos, Kasdam V/Brawijaya mengutarakan bahwa dirinya melihat ada keseriusan, ada kepedulian dari unsur pemerintah daerah. “Saya kebetulan melihat pelaksanaan PPKM mikro ini mulai dari Sumenep, Pamekasan, Sampang dan terakhir di Bangkalan ini untuk menerapkan pemberlakuan PPKM mikro itu dengan baik dan benar. Artinya keberadaan posko yang ada ini sudah memenuhi standar memang.” Tuturnya.

“Harapan saya, dengan posko ini bisa menurunkan angka konfirmasi positif di 4 kabupaten ini. Kita tahu di 4 kabupaten ini angka mortality rate-nya (angka kematian) memang rendah dibandingkan dengan kabupaten yang lain. Termasuk juga angka konfirmasi positif nya. Harapan saya juga posko PPKM yang perpanjangan 2 Minggu ini bisa merubah zonasi, dari kuning menjadi hijau.” Tutup Kasdam mengakhiri.

Pewarta : Ahsan
Editor : Redaksi