JatimNganjukPelangi

Atasi Genangan Air Saat Musim Penghujan, Dinas PUPR Nganjuk Bangun Saluran Drainase

Nganjuk, Wartapos.id –Drainase merupakan sebuah konstruksi yang menjadi media untuk mengalirkan air dari satu titik ke titik lain yang dinilai sangat penting untuk membantu proses pengaliran air seperti curah hujan, agar tidak terjadi genangan atau banjir. Sistem drainase membantu pada berbagai konstruksi bangunan seperti jalan, rumah, gedung kantor, dan area perkotaan atau pemukiman untuk mengurangi genangan air atau banjir pada area tertentu. Sistem ini juga membantu mengalirkan air ke area badan air terdekat.

 

 

Pemerintah kabupaten Nganjuk melalui dinas pekerjaan umum dan penataan ruang ( PUPR ) Nganjuk telah melaksanakan pembangunan rehabilitasi saluran drainase batas desa antara desa Pecuk dan desa Patianrowo kecamatan Patianrowo kabupaten Nganjuk. Dengan sumber dana APBD kabupaten Nganjuk tahun 2024, Nomor SPK : 640/150/PPK.3/DRN/411.313/2024. Harga SPK Rp. 269.075.000,00, penyedia CV Suwako Ivazen alamat desa Ngudikan kecamatan Wilangan kabupaten Nganjuk.

 

 

 

Kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang ( PUPR ) kabupaten Nganjuk Drs. Gunawan Widagdo, M.Si melalui kepala bidang cipta karya Evi Apriliani, ST, M.Si menyampaikan pembangunan rehabilitasi saluran drainase perkotaan batas desa antara desa Pecuk dan desa Patianrowo ini merupakan usulan masyarakat agar jalan yang dilalui sehari hari pada waktu musim penghujan air tidak menggenangi jalan, dan masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman dan lancar. Dengan peningkatan rehabilitasi pembangunan drainase, kita berharap agar jalan ini menjadi lebih tahan terhadap erosi dan air dapat mengalir dengan lancar. Saat musim hujan tiba, ” jelasnya ” .

 

 

” Pembangunan saluran Drainase merupakan salah satu dasar untuk memenuhi kebutuhan yang merupakan komponen terpenting dalam suatu perencanaan infrastruktur sebuah wilayah. Drainase bertujuan untuk menjadikan sebuah infrastruktur wilayah yang aman, nyaman, bersih dan sehat. Kegunaan Drainase ini juga untuk mengeringkan daerah yang tergenang air sehingga tidak ada akumulasi air di tanah. Menurunkan permukaan air tanah pada tingkat yang ideal. Mengendalikan erosi tanah, kerusakan jalan dan bangunan yang telah ada. Mengendalikan air hujan yang berlebihan sehingga tidak terjadi bencana yang tidak diinginkan, pungkasnya ” . ( pupr / zi )

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button