Miris,,, Seorang Dokter Diduga Dianiaya Oknum Perawat Puskesmas Jatiroto

Lumajang Wartapos.id – Sungguh miris peristiwa yang terjadi di Puskesmas Jatiroto Kabupaten Lumajang, dimana seorang oknum perawat diduga telah melakukan penganiayaan terhadap Dokter Puskesmas Jatiroto dan hal itu terjadi saat sang dokter sedang menangani pasien dipoli umum Puskesmas Jatiroto.
Diketahui Dokter tersebut berinisial SL (perempuan 29 thn) yang beralamat di Dusun Krajan Desa Yosorati Kecamatan Sumberbaru Jember yang berstatus sebagai dokter umum di Puskesmas Jatiroto, sedangkan sang Perawat berinisial Rrk (perempuan 39 thn) yang beralamat di Desa Kaliboto Lor Kecamatan Jatiroto Lumajang sebagai perawat di Puskesmas Jatiroto, disebut sebagai pelaku penganiayaan oleh Dokter SL.
Saat dikonfirmasi melalui via telp, Dokter SL menceritakan awal mula kejadian tersebut dari sebuah group wahtsApp “PKM Jatiroto” dimana dalam group tersebut ada selisih paham antara dirinya dengan sang perawat.
“Awalnya ada salah paham antara saya dan dia (Rrk.red) disebuah group whatsApp PKM Jatiroto sekitar jam 17.43 Wib Senin (23/03/2020), kemudian dihari yang sama sekitar jam 21.00 dia mendatangi rumah saya dengan beberapa orang laki – laki yang tidak saya kenal dan meminta saya untuk keluar rumah melalui telp, tapi saya tidak menurutinya karena sudah malam dan saya minta ketemu besok saja, akhirnya dia pulang”, ungkap Dokter SL.
Masih menurut Dokter SL, keesokan harinya (selasa, 24/03/2020) sekira pukul 08.30 saat dirinya berada di poli umum Puskesmas Jatiroto dan sedang memeriksa pasien tiba – tiba dia (Rrk.red) datang dari pintu depan langsung masuk kepoli umum, disi+tulah dia melakukan tindak kekerasan terhadap dirinya.
“Saat itu saya dipoli umum sedang menangani pasien, dia ngajak bicara tapi saya tolak karena saya masih menangani pasien, kemudian dia menyerang saya dari belakang dibagian bahu sebelah kanan, kemudian saya berbalik namun dia menampar wajah saya sebanyak 5 kali, saya diam saja tidak melawan,” Ujarnya.
“Masalah ini sudah saya laporkan ke Kepala Puskesmas Jatiroto dan ke Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dan saya akan bawa hal ini keranah hukum, saya laporkan ke Polres Lumajang”. Imbuh Dokter SL.
Sementara itu Kepala Puskesmas Jatiroto Drg Heni yang dikonfirmasi melalui via telp mengatakan bahwa dirinya tidak tahu dan belum pasti kebenarannya.
“Saya tidak tahu dan saya tidak melihat dengan mata kepala saya sendiri saya ndak ngerti, karena saya ndak melihat sendiri dan suaranya masih macem – macem kalau dari suaranya dokter SL memang seperti itu tapi belum tentu apa yang disampaikan dokter SL belum tentu benar adanya karena saya ndak liat sendiri saya tidak ngerti jadi saya enggak berani memberi informasi yang saya tidak tahu, mohon ma’af”, Jlentrehnya
Diketahui bahwa Dokter SL sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Lumajang pada selasa 24/03/2020) sekitar jam 11.00 wib dan sudah menerima Tanda Bukti Lapor Nomor ; TBL/71/III/2020/JATIM/RES LMJ.
Reporter : Nizar /Anwar





