Prajurit Satgas TMMD Bantu Mengobati Warga Dari Gigitan Ular

Bangkalan, Wartapos.id – Prajurit TNI Satgas TMMD ke 103 Kodim 0829/Bangkalan selamatkan warga dari gigitan ular tanah (kadut), kamis (8/11/2018).
Kejadian berawal dari secara kebetulan, waktu itu saya berada di depan musholla selesai melaksanakan kegiatan rutinitas acara yasinan dan tahil di depan rumah bapak kepala desa Haji Marlayem Umar Faruq, secara tiba tiba datanglah rombongan dengan menggunanka 3 sepeda motor menghampiri saya dan bertanya ” pak daerah sini yang katanya bisa mengobati digigit ular dimana ya pak”, dengan tidak berpikir lama saya mengantarkan keluarga korban ke rumah abah Moch Ali yang biasa dipanggil abah husein atau di juluki dewa ular, dari kejadin tersebut sebelumnya selama saya mengikuti TMMD di desa durin timur saya sudah memperoleh informasi bahkan saya sering bersilaturahmi ke rumah abah husein dan sempat melihat mustikanya bahwa abah husein emang mempunyai mustika ular dan biasa di pakai untuk mengobati masyarakat yang terkena gigitan ular, tutur serma suwanto.
Selama pengobatan berlangsung serma suwanto membantu memberikan penerangan dengan menggunakan sinar cahaya lampu dari HP yang dimilikinya, sebut saja ibu marinem (54 Th) yang berasal dari desa sebelah meringis kesakitan selama proses pengobatan dengan menempelkan mustika ke luka bekas patokan ular tanah dan biasa masyarakat madura menyebutnya ular kaber, setelah mustika di tempelkan ke luka maka darah yang terkontaminasi dengan racun akan keluar dengan sendirinya.
Menurut Aripin (25 th) keponakan dari abah husein/ moch ali (87 th) menyampaikan bahwasannya mustika itu diperolehnya di sungai blega pada saat mencari ikan, dan yang berobat ke sini tidak hanya dari daerah bangkalan saja bahkan juga pernah dari surabaya, lamongan bahkan dari jawa tengah juga, banyak masyarakat yang berobat kesini diberikan kesembuhan cuma hanya sekali datang gak perlu bolak balik, dan pak husain gak pernah mematok harga bagi pasiennya yang berobat jadi mengasih seikhlasnya, batu mustika pada saat pengobatan di tempelkan ke luka yang dipatuk ular dan akan terlepas dengan sendirinya apabila racunnya dinyatakan udah habis, tuturnya.(Pen/Oni)





