JatimLumajang

Pemkab Gandeng Akademisi ITS Surabaya Dalam Penyusunan RT/RW

diskusi pemaparan RT/RW diruang mahameru
Lumajang Wartapos.idPemkab Lumajang Jawa Timur menggandeng Akademisi ITS Surabaya dalam menyusun Rencana tata ruang dan rencana wilayah (RT/RW) dan meminta agar semua OPD teknis yang terkait dapat bekerjasama dengan baik dengan ITS, hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., saat mengikuti diskusi Pemaparan Rencana Tata Ruang Wilayah (RT/RW) Kabupaten Lumajang tahun 2012-2032, Rabu (31/10).
Diskusi tersebut dilakukan bersama Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD), Akademisi ITS Surabaya, Bappeda Kabupaten Lumajang dan beberapa Kepala OPD terkait di Ruang Mahameru, Kantor Bupati.

Wakil Bupati meminta, agar semua OPD memahami dokumen RT/RW dengan baik. Semua, OPD teknis, hendaknya bekerjasama dengan ITS. Dokumen RT/RW ini adalah dokumen paling penting. Semua OPD harus paham dengan RT/RW,” Ungkapnya.

Indah menyampaikan, bahwa pemerintah akan segera menyelesaikan permasalahan kekurangan air bersih di wilayah Kabupaten Lumajang, di wilayah Utara dan sebagian wilayah Barat, dengan memanfaatkan Sumber Air Brutu,” Ucapnya.

Oleh karena itu, Indah meminta agar jaringan pipanya segera dihitung dan dipersiapkan.

Sementara itu Kepala Bappeda Kabupaten Lumajang, Ir. Nugroho Dwi Atmoko, menjelaskan, bahwa diskusi itu dilakukan untuk evaluasi program pemerintah yang bisa mendukung percepatan program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Lumajang.

“Evaluasi, Revisi perencanaan harus selaras dan sejalan dengan program prioritas bupati dan wakil bupati yang tertuang dalam RPJMD,” jelasnya.

Di pihak lain, Ema Umilia (Akademisi ITS Surabaya) memaparkan seluruh potensi, kebutuhan dan beberapa hal yang bisa dilakukan pengembangan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang. Di antaranya, pengembangan sektor unggulan pertanian, industri pengolahan, pertambangan, perkebunan, pariwisata, perikanan dan panas bumi.

Ia mengungkapkan, Kabupaten Lumajang sangat potensial  dikunjungi masyarakat luar daerah, terlihat dari jumlah bokingan hotel yang hampir penuh setiap hari,” tuturnya (nzr/war)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button