Gerakan Mencetak Generasi Emas, Mandiri, Dan Unggul , SMA Negeri 1 Tanjunganom Luncurkan Program Sekolah Berbasis Riset

Nganjuk Wartapos.id,— Gerakan Mencetak Generasi Emas Mandiri dan Unggul melalui Sekolah Berbasis Riset (Gemaris) merupakan program SMA Negeri 1 Tanjunganom untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan di bidang riset. Program Gemaris sudah dijalankan sejak 2023 dan diikuti oleh seluruh murid kelas XI SMA Negeri 1 Tanjunganom.
Tahapan Gemaris di SMA Negeri 1 Tanjunganom terdiri atas empat tahap, yaitu tahap penjaringan ide, tahap pemilihan ide, tahap penyusunan karya ilmiah, dan tahap gelar karya. Pada tahap penjaringan ide diadakan rapat penentuan Guru Pembimbing, observasi awal, dan pembagian kelompok oleh wali kelas. Kemudian pada tahap pemilihan ide murid bersama kelompoknya mulai merumuskan judul penelitian berdasarkan observasi awal yang telah dilakukan. Setelah merumuskan judul, murid bersama kelompoknya mulai menyusun karya ilmiah sesuai sistematika yang ditentukan.
Adapun sistematika karya ilmiah yaitu awal, isi, penutup. Pada bagian awal berisi halaman judul, halaman pengesahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, dan daftar tabel. Bagian isi karya ilmiah terdiri atas Bab I Pendahuluan, Bab II Tinjauan Pustaka, Bab III Metode Penelitian, Bab IV Hasil dan Pembahasan, dan Bab V Penutup. Bagian penutup karya ilmiah terdiri atas daftar pustaka dan lampiran-lampiran pendukung karya ilmiah. Setelah menyusun karya ilmiah, murid mengumpulkan melalui Google Drive yang disediakan panitia untuk dipresentasikan.
Tahap terakhir dari Gemaris yaitu tahap gelar karya. Pada tahap tersebut murid mempresentasikan dan mempertahankan karya ilmiah di hadapan Guru Penguji. Karya ilmiah yang dipresentasikan murid ada bermacam-macam, mulai dari topik Saintek hingga Soshum. Gelar karya juga dihadiri oleh sekolah replikator beserta perwakilan dari guru dan siswanya. Guru Penguji bertugas menilai kemampuan murid dalam mempresentasikan karya ilmiah.
“Adapun aspek-aspek penilaiannya, yaitu konten dan penguasaan materi, penyampaian dan komunikasi, serta kemampuan menjawab pertanyaan. Aspek-aspek penilaian tersebut dihitung dan diambil lima nominator terbaik untuk diberi penghargaan”.
Dalam pelaksanaannya Gemaris juga mengadakan kerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) untuk meningkatkan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan di SMAN 1 Tanjunganom. Kegiatan tersebut dikemas dalam Workshop Penulisan Buku dan Publikasi Karya Ilmiah untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru. Kegiatan tersebut untuk mendukung salah satu program Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Nganjuk yaitu SAGUSABU (Satu Guru Satu Buku ) yang dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2026 yang dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Nganjuk M. Ardiyanto, S.Pd., M.M. Adapun narasumber dari Unesa adalah Prof. Dr. Heny Subandiyah, M.Hum. Sekaligus sebagai konsultan di SMAN 1 Tanjunganom.
“Kepala sekolah SMA Negeri 1 Tanjunganom Drs. Bowo, M.MPd melalui Sri Utami, M.Pd menyampaikan Gemaris awal mulanya di pelopori / di prakarsai oleh kepala sekolah SMAN 1 Tanjunganom beliau memberikan mandat kepada kami membuat program sekolah berbasis riset untuk kelas XI sebagai salah satu syarat bisa naik kelas XII. Mereka harus membuat karya tulis dengan tema yang mereka sukai” tuturnya.
Selanjutnya semua kelas XII di bimbing oleh bapak ibu guru yang di tunjuk langsung oleh kepala sekolah yang di buatkan SK untuk menjadi pembina. Satu guru membina 3-4 kelompok dimana satu kelompoknya terdiri dari 3-4 siswa. Dari hasil penelitian karya tulis itu nanti akan di presentasikan di dalam gelar karya sekitar bulan Mei dengan mendatangkan sekolah replikator yang ada di sekitar SMA Negeri 1 Tanjunganom yaitu meliputi SMPN 1 Tanjunganom, SMPN 2 Tanjunganom, dan SMPN 3 Tanjunganom, “jelasnya”.
“Lanjut beliau, Dalam pelaksanaanya bapak ibu guru harus di kasih bekal sebagaimana menulis karya ilmiah yang baik sehingga kami juga mengadakan in house training, workshop yang melibatkan bapak ibu guru yang biasanya di adakan di awal tahun pelajaran. Tentunya kita sudah memilki sekolah replikator dalam pelaksanaan workshop tersebut, juga melibatkan beberapa narasumber dari luar yang saat ini kita sudah bekerjasama dengan universitas Surabaya untuk mengajukan permohonan agar universitas Surabaya menjadi consultants bagi peningkatan Gemaris, imbuhnya”.
Selain itu, tahun pertama kita mengajukan inovasi sekolah dan Alhamdulillah kita mendapatkan nilai yang maksimal sehingga mendapatkan piagam dari dinas pendidikan provinsi Jawa Timur kategori “Terinovatif” dalam pelaporan Inovatif Government Award” tahun 2026. Harapan kami dengan program gemaris ini SMA Negeri 1 Tanjunganom bapak ibu guru bisa meningkatkan profesionalisme untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan siswa siswi mempunyai kompeten, mencetak lulusan yang berdaya saing global, berprestasi dan banyak yang di terima di perguruan tinggi, “pungkasnya”. ( Zi )




