Lumajang

Pacuan Kuda PP Sunan Kalijogo Upaya Cetak Kuda Tangguh dan Pengembangan Wisata

Ketua Pordasi H.Siswanto didampingi istri

Lumajang Wartapos.id – Ketua Pordasi Lumajang H.Siswanto yang sekaligus pengasuh pondok pesantren Sunan Kalijogo yang beralamat di Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun, menggelar pacuan kuda tingkat Nasional yang diselenggarankan selama 3 hari mulai Jumat (08/02) hingga minggu (10/02) diarena pacuan kuda dipantai Wotgalih Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang.

Menurut H.Siswanto yang di dampingi istri kepada media ini, jum’at (08/02/2019) menyampaikan bahwa pacuan kuda ini di selenggarakan dalam rangka merebutkan piala PP Sunan Kalijogo yang berada dibawah naungannya dan baru kemarin resmi dibuka.
suasana diarena pacuan kuda pantai Wotgalih Yosowilangun
“Pacuan kuda ini saya selenggarakan dalam rangka merebutkan piala PP Sunan Kalijogo yang berlokasi dirumah saya dan baru kemarin resmi dibuka, dimana untuk pesantren putra/putri sifatnya gratis, dengan tujuan ingin sekali mencetak santriwati dan santriwan menjadi manusia yang berakhlakulkarimah tinggi sesuai dengan tuntunan Rosulullah SAW”. Tutur H.Siswanto
Lebih Jauh H.Siwanto menyampaikan bahwa terkait pacuan kuda ini sendiri diselenggarakan dengan tujuan ingin mencetak kuda pacu yang tangguh di Wotgalih khususnya di Lumajang.
“Pacuan kuda saat ini saya selanggarakan untuk mencetak kuda pacu yang tangguh agar di Lumajang bukan hanya lambang kudanya saja yang dikenal melainkan ketangguhan dari kuda itu sendiri”, Tetang Abah Sis panggilan akrab H.Siswanto
“Kami juga ingin menunjukkan wisata yang berada dikawasan Lumajang khususnya pantai Wotgali agar bisa dipandang oleh daerah – daerah lain bahkan sampai manca negara, jadi bagaimana caranya agar wisata Lumajang tidak tertinggal dengan wisata didaerah lainnya”. Imbuh Abah Sis.
Abah Sis juga berkeinginan agar tanah kelahirannya bisa dipandang oleh daerah – daerah lain mulai dari masyarakatnya hingga wisatanya agar tidak dipandang remeh dan tidak dipandang sebelah mata oleh daerah lain.
“Mari kita tunjukan bahwa masyarakat Lumajang yang benar – benar menjadi masyarakat yang berpendidikan”. Pungkasnya (nzr/war)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button