GresikJatimPemerintahan

Kepala Desa Mojotengah Berbagi Rejeki Dibulan Penuh Berkah

Wartapos, Gresik
Momentum Lebaran banyak dipergunakan oleh sejumlah lembaga, baik pemerintah maupun swasta dan juga perseorangan, untuk berbuat kebaikan di bulan Ramadhan. Seperti di Kabupaten Gresik, Kepala Desa (Kades) Mojotengah, Kecamatan Menganti, Mulyadi sejak tahun 2004 sebelum menjadi kepala desa sudah sering berbagi rejeki di bulan penuh berkah ini kepada warga sekitar. Hingga sampai sekarang kegiatan berbagi rejeki tersebut dibuat satu tahun sekali.

Para perangkat desa dan tokoh masyarakat desa mojotengah dikediaman Kades untuk mendapat bingkisan
Para perangkat desa dan tokoh masyarakat desa mojotengah dikediaman Kades untuk mendapat bingkisan

Adapun bentuk berbagi rejeki diantaranya berupa sembako dan uang tunai yang diberikan kepada 41anak yatim,15orang cacat, 321 kaum dhuafa, 100orang dari unsur perangkat desa dan para tokoh masyarakat dan lembaga desa. Pembagian sembako Kades Mojotengah itu digelar di rumahnya, Rabu-Kamis (21-22/06/2017). Menurut Mulyadi, rasa ingin berbagi rejeki menjelang hari raya idul fitri ia lakukan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Meskipun jumlahnya tidak seberapa, adanya sedekah tersebut diharapkan dapat meringankan beban mereka dalam merayakan Lebaran. “Semoga pemberian santunan ini bermanfaat bagi mereka sehingga bisa ikut merayakan hari kemenangan,” ujar Mulyadi.

Doa bersama anak yatim piatu
Doa bersama anak yatim piatu

Belajar dari pengalaman yang tidak punya apa-apa, sehingga dikala dikasih rejeki yang melimpah dari tuhan ingin rasanya dia untuk berbagi kepada orang yang kurang mampu karena menurutnya sebagian rejekinya itu ada hak untuk orang lain. “Sebagian rejeki saya disitu ada hak orang lain,” tuturnya. Selain itu perbuatan tersebut ingin memberikan contoh kepada keluarga agar menyisihkan sebagian rezeki yang diterimanya untuk disedekahkan kepada kaum duafa. “Santunan ini rutin setiap tahunnya, semoga tradisi ini diteruskan anak cucu,” harap bapak tiga anak. Tidak ingin terjadi kericuhan seperti yang terjadi diwilaya lain, pemberian santuan itu dibagi berdasarkan waktu dan wilayah, dengan dibentuk kepanitiaan. Mereka yang datang bergiliran dari jam dan hari yang ditentukan pada undangan. Dani, salah satu penerima, mengaku senang mendapatkan bingkisan sedekah itu. Paket yang baru diterima langsung dibuka siswi kelas 6 SD itu. “Senang dapat uang, nanti buat beli tas baru,” ujar Dani, sambil tersenyum. Ia juga mendoakan kepada kepala desa semoga rejekinya berlimpa, selamat dunia dan akhirat, pungkasnya. (dan/Nur)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button