JatimMitra TNISurabaya

Cegah Penyebaran DBD, Babinsa Rangkah Dampingi Kader Jumantik Sisir Jentik Nyamuk

Surabaya Wartapos.id,– Upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) terus dilakukan melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Babinsa Kelurahan Rangkah, Koramil 0830-08/Tambaksari Kodim Surabaya Sertu Ahmad Kholili, mendampingi kegiatan PSN bersama Sekretaris Kelurahan Rangkah dan kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di wilayah RW 05, Jalan Rangkah II, Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan tersebut menyasar lingkungan permukiman warga sebagai langkah pencegahan berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus dengue penyebab DBD. Dalam kegiatan itu, kader Jumantik melakukan pemantauan terhadap potensi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk, terutama pada tempat penampungan air dan lingkungan sekitar rumah warga.

Kehadiran Sertu Ahmad Kholili merupakan bentuk pendampingan Babinsa dalam mendukung upaya pemerintah kelurahan menjaga kesehatan masyarakat. Sinergi bersama perangkat kelurahan dan kader Jumantik diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan melakukan pencegahan DBD secara rutin.

Sertu Ahmad Kholili mengatakan, pemberantasan sarang nyamuk tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan pemeriksaan sesaat, tetapi perlu menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami mengajak warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, rutin menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan,” ujarnya.

Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting karena pencegahan DBD harus dimulai dari lingkungan rumah masing-masing. Melalui kerja sama antara Babinsa, perangkat kelurahan, kader Jumantik, dan warga, potensi berkembangnya nyamuk penyebab DBD dapat ditekan sejak dini.

Melalui kegiatan PSN di RW 05 Kelurahan Rangkah ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Babinsa bersama unsur kelurahan dan kader Jumantik juga terus mendorong budaya hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan permukiman yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman DBD. (Oni)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button