
Surabaya Wartapos.id,– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapat pendampingan di wilayah Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Hari ini Babinsa Koramil Kenjeran jajaran Kodim Surabaya Sertu Sishandoyo, turun langsung memantau proses pendistribusian MBG dari SPPG Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Al Azhaar Tulungagung, Jalan Nambangan No. 45, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan makanan bergizi diterima para penerima manfaat dengan tertib dan tepat sasaran. Kehadiran Babinsa juga menjadi bagian dari upaya TNI di wilayah dalam mendukung kelancaran program pemenuhan gizi masyarakat.
Dari SPPG tersebut, MBG disalurkan kepada 2.075 penerima manfaat yang terdiri dari berbagai kelompok. Untuk jenjang PAUD/TK tercatat sebanyak 246 penerima, SD/MI sebanyak 216 penerima, serta SMP/MTs sebanyak 963 penerima. Selain peserta didik, sebanyak 117 tenaga pendidik dan kependidikan turut menerima manfaat program tersebut.
Program ini juga menyasar kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Tercatat sebanyak 533 penerima, terdiri atas 46 ibu hamil, 79 ibu menyusui, dan 408 balita. Sasaran tersebut menunjukkan bahwa pemenuhan gizi tidak hanya menyentuh lingkungan sekolah, tetapi juga kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dalam pemenuhan kebutuhan gizi.
Sertu Sishandoyo mengatakan, pendampingan dilakukan untuk membantu memastikan proses distribusi berjalan aman, tertib dan lancar. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah kegiatan masyarakat merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap program yang menyentuh kebutuhan dasar warga masyarakat.
“Kami membantu memantau agar pendistribusian berjalan tertib dan makanan dapat diterima oleh penerima manfaat sesuai sasaran. Harapannya, program ini benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui maupun balita,” ujar Sertu Sishandoyo.
Melalui pendampingan tersebut, Koramil Kenjeran terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung program pemenuhan gizi. Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan dapat membantu menciptakan proses distribusi MBG yang tertib sekaligus memastikan manfaat program dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat di wilayah Kenjeran. (Oni)





