

Sidoarjo, Wartapos.id – Di era globalisasi dan pembaharuan dampak pandemi dunia dan terutama di Indonesia sangat mempengaruhi, perubahan system adalah yang harus di lakukan. Melalui PGRI ( persatuan guru republik Indonesia ) , sampai sekarang mampu untuk eksis dan perperan ,berpacu demi kemajuan dengan di adakannya Konkerkab ( konfrensi kerja kabupaten ) yang di laksanakan di Hotel Zam Zam Batu Malang.
Sangat di apresiasi Jumat ( 25/6 ). Melalui Konkerkab ini sangat menunjang di kala suasana pembelajaran daring dan pertemuan tatap muka ( PTM ), masih wacana ,karena ada peningkatan yang terpapar, namun semangat guru melalui wadah PGRI tetap melalukan.pengajaran melalui daring .
Konkerkab ini di buka langsung oleh bupati Sidoarjo Muhdlor Ali S.pdi , bupati membetikan atensi berhatap program di dalam menata kinerja yang lebih baik lagi kedepannya, melalui konfrensi ini ada terobosan baru yang bisa menyesuaikan dengan pembelajaran di masa pandemi, mengacu pembelajaran di gital 4.0 menjadi tantangan kedepannya.
Gus Mudlor yang biasa di sapa sangat klop dengan dunia pengajar , besiknya adalah pengajar sangat sejalan , maka pemkab dan PGRI saling memberikan dan masukan ,intinya saling berkomunikasi yang baik, juga menyinggung kwalitas pengajar sangat di perhatikan dalam me jnjang di dunia pendidikan. Dalam amanatnya ketua PGRI kabupaten Sidoarjo Drs. Edy Wuryanto S.pd. MM ,dirinya merasa bangga atas apresiasi bupati yang hadir dalam Konkerkab ini.
Gos Muhdlor yang juga Derektur Yayasan Bumi Sholawat ini, kwalitas dan kwantitas pendidikan juga menaruh harapan pada bupati, termasik kesejahteraan bagi guru guru semua yang ada di kabupaten Sidoarjo tentunya . Masih kata Edy kita samakan misi dan visi mengenai program , kalau sudah berjalan baik antara guru dan anak didik maka tentunya tetap akan di pertahankan. Demi kemajuan dan menyuseskan dunia pendidikan di Kabupaten Sidoarjo ,tentunya harapan Kabupaten Sidoarjo menjadi pilot project kota pendidikan.
Mewujudkan generasi emas Indonesia ,semua sektor baik kwalitas dan perkembangannya harus meningkat ,anak Indonesia yang kuat, cerdas, berakhlakul karimah adalah generasi masa depan , mengusai berbagai bahasa asing adalah bagian yang harus di kuasai anak anak Indonesia, baik bahasa Indonesia yang benar, juga bahasa Inggris, Arab, Mandarin, juga bahasa jepang. Berbenah dan mempersiapkan adalah langkah dan tanggung jawab kita bersama baik orang tua , juga pengajar terutama guru di bawah naungan PGRI ujarnya. Anak Indonesia harus kuat, cerdas, berakhlakul karimah, semangat dan bermental baja sehingga maju bersama menuju Indonesia emas yang baldatun Thoyibatun warobbul ghofur.
Reporter : rif/ yusuf





