JatimNganjukPendidikan

SMA Negeri 2 Nganjuk Gelar Seminar Motivasi Generasi Unggul Di Era Kompetitif ( Skill, Attitude Dan Dan Adaptif ) Memperingati HUT Yang Ke – 52

Nganjuk, Wartapos.id –Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ( HUT ) SMA Negeri 2 Nganjuk yang ke 52 menggelar Seminar Motivasi Generasi Unggul Di Era Kompetitif ( Skill, Attitude Dan Adaptif ). Seminar Motivasi Belajar untuk siswa-siswi kelas X, XI ,dan XII. Acara ini bertujuan untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada para siswa-siswi. Kamis ( 15/01/26 ) .

 

Dengan tema ” Satu Jiwa, Satu Langkah, Satu Smada ” Seminar Motivasi ini dihadiri oleh Direktur Jenderal pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah kementerian pendidikan dasar dan menengah Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D , kepala cabang dinas pendidikan provinsi jawa timur wilayah kabupaten Nganjuk M. Ardiyanto, S.Pd., M.M, kepala sekolah SMA Negeri 2 Nganjuk Drs. Murtoyo, M.Si, moderator Triana Wuri Cahyanti, M.Pd Dosen universitas PGRI Mpu Sindok ( UPMS) Nganjuk.

 

” Sekitar pukul 08.45 WIB Seminar Motivasi di mulai. Dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan di lanjutkan sambutan Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Nganjuk Drs. Murtoyo., M.Si menyampaikan terima kasih kepada narasumber kita Jenderal pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah kementerian pendidikan dasar dan menengah , Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D, yang berkenan hadir di SMAN 2 Nganjuk, juga beliau ini alumni dari SMAN 2 Nganjuk . Seminar motivasi ini dalam meningkatkan pengetahuan kalian dengan kehadiran beliau di SMAN 2 Nganjuk ini, kalian semuanya bisa meniru, bisa termotivasi oleh keberhasilan beliau dalam dunia pendidikan. Anak anak ku dengarkan arahan dan masukan dari beliau, semoga di hari ulang tahun ( HUT ) SMA Negeri 2 Nganjuk ini prestasi akademik maupun non akademik anak anak akan semakin meningkat, “ujarnya.

 

Sementara itu kepala cabang dinas pendidikan provinsi jawa timur wilayah kabupaten Nganjuk M. Ardiyanto, S.Pd, M.M dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di kabupaten Nganjuk khususnya di SMA Negeri 2 Nganjuk kepada Jenderal pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah kementerian pendidikan dasar dan menengah , Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D, untuk memberikan motivasi dan bimbingan kepada anak anak SMA Negeri 2 Nganjuk. Kita harus semangat, kita harus optimis dengan motivasi dari beliau kita bisa menjadi orang yang hebat dan berprestasi. Mari kita wujudkan bersama melalui SMA Negeri 2 Nganjuk hebat, bapak ibu guru yang luar biasa, kita wujudkan SMA Negeri 2 Nganjuk ini menjadi nomor satu di Kabupaten Nganjuk. Mudah mudahan di hari ulang tahun ( HUT ) ini kita tumbuh menjadi dewasa, kuat dengan dukungan bapak ibu guru, komite, stekcholder dan siswa siswi akan tercapai dengan sebaik baiknya dan kalian adalah pemimpin penerus bangsa, ” tuturnya.

 

Seminar motivasi oleh Direktur Jenderal pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah kementerian pendidikan dasar dan menengah Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D , ini di pandu langsung oleh moderator Triana Wuri Cahyanti, M.Pd Dosen universitas PGRI Mpu Sindok ( UPMS) Nganjuk. Dalam paparannya beliau menjelaskan Revolusi Industri 4.0 and Society 5.0 yaitu : Society 1.0 Hunter – ganter. Society 2.0 Agrarian . Society 3.0 industri. Society Information. Menyiapkan generasi muda era Society 5.0 adalah suatu masa dimana semuanya menjadi serba mungkin dalam waktu cepat mendapatkan solusi paling tepat untuk memenuhi kebutuhan setiap individu.

 

” Rerata nilai TKA pada mata pelajaran wajib berdasarkan jenis satuan pendidikan Bahasa Indonesia 57,39. 55,33. 53,62. 46,17. Matematika 37,23. 35,72. 34,74. 33,89. Bahasa inggris 26,71. 24,15. 22,55. 24,91 secara umum , capaian SMA tertinggi pada seluruh mata pelajaran wajib, diikuti oleh MA kemudian SMK. Pengecualian terjadi di mata pelajaran bahasa inggris, capaian rerata paket C lebih tinggi di bandingkan MA maupun SMK ” .

 

Transformasi pendidikan di Era Kompetitif yaitu : Transformasi Karakter menyiapkan generasi unggul dengan 7 kebiasaan anak Indonesia dasar menjadi generasi emas 2045. Transformasi Infrastruktur menjadi simpul pengetahuan dan inovasi dengan infrastruktur berkelas dunia yang menginspirasi pertumbuhan kawasan di sekitarnya. Transformasi Sumber Daya manusia mewujudkan lingkungan belajar yang menumbuhkan pengembangan talenta guru dan kapasitas siswa sesuai delapan profil lulusan serta memperkuat. Transformasi Pembelajaran Mengembangkan metode pembelajaran yang berkarakter pada konteks lokal, berpandangan global, berbasis teknologi, dan berorientasi inovasi untuk melahirkan generasi berdaya saing dunia.

 


Kemendikdasmen mengenalkan penguatan karakter melalui 7 kebiasaan anak Indonesia Hebat yaitu Bangun pagi, beribadah, berorahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat. Pelaksanaan di satuan pendidikan telah di amanatkan melalui SEB Mendikdasmen , Mendagri, dan Menag tentang penguatan pendidikan karakter melalui pembiasaan di satuan pendidikan. Kemendikdasmen akan menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam yang memuliakan agar tercipta suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran , bermakna dan menggembirakan.

 

Untuk menyiapkan generasi melek teknologi, Kemendikdasmen akan mengenalkan pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial dalam kurikulum. Tujuan nya meningkatkan literasi digital, meningkatkan kemampuan berpikir komputasional , meningkatkan pemanfaatan teknologi kecerdasan Artifisial secara produktif dan bertanggung jawab. Opsi pembelajaran sebagai Mapel kelas 5 dan 6 SD SMP, dan SMA / SMK ,Terintegrasi dengan mapel yang ada, Sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Opsi Metode Berbasis internet, berbasis perangkat dan Tanpa perangkat.

 

Suasana menjadi meriah dan tepuk tangan ketika anak anak di berikan pertanyaan oleh Jenderal pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah kementerian pendidikan dasar dan menengah Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D , anak anak yang bisa menjawab di berikan hadiah berupa kaos dan uang dan anak anak bisa menjawab semua pertanyaan yang berikan oleh narasumber mereka mendapatkan hadiah, anak merasa senang dan bahagia mendapatkan hadiah tersebut. ( Zi )

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button