JatimNganjukPemerintahan

Dinas PUPR Nganjuk Melaksanakan Pemeliharaan Talud Sungai Kuncir Kiri

Nganjuk, Wartapos.id –Pemerintah kabupaten Nganjuk melalui dinas pekerjaan umum dan penataan ruang ( PUPR ) Nganjuk melakukan pemeliharaan Talud sungai kuncir kiri yang berlokasi di kelurahan Kartoharjo kecamatan Nganjuk kabupaten Nganjuk. Pembangunan talud ini merupakan bentuk nyata upaya pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat dari potensi bencana alam, khususnya banjir dan longsor, yang kerap mengancam saat musim hujan tiba. Selain itu, pembangunan ini juga berfungsi untuk memperkuat tebing sungai, menjaga kestabilan aliran air, serta melindungi lahan pertanian dan pemukiman warga yang berada di sekitar bantaran sungai.

 

 

Pemeliharaan Talud sungai kuncir kiri ini di kerjakan oleh CV. Burnay Binta Utama dusun Geneng RT 018 / RW 006 desa Salamrojo kecamatan Berbek kabupaten Nganjuk. APBD tahun anggaran 2025 dengan nilai 188.400.000,00 , nomor 600.1.4.1/3611/PPK.2/411.313/2025 dan waktu pengerjaan 60 kalender.

 

 

Plt. Kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang ( PUPR ) Nganjuk Onny Supriyono, ST melalui kepala bidang pengairan Rusdi Gunawan, S.T, M.AP menyampaikan dalam rangka pengendalian banjir di wilayah sungai kuncir tepatnya kuncir kiri di kelurahan kartoharjo kecamatan Nganjuk kabupaten Nganjuk. Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang ( DPUPR ) Nganjuk pada tahun 2025 melaksanakan kegiatan pemeliharaan kali kuncir kiri, kegiatan tersebut dilakukan untuk memperkuat talud / tebing sisi kanan sepanjang 25 meter berupa bronjong dan normalisasi sekitar bronjong untuk pelurusan alur sungai. Perkuatan talud tersebut untuk mencegah luapan air di pemukiman dan persawahan warga Ketika debit air sungai mengalami peningkatan saat musim hujan, ” ujarnya.

 

 

 

” Manfaat pembangunan talud sungai adalah untuk mencegah banjir dan longsor dengan menahan erosi, melindungi infrastruktur dan lahan pertanian, serta memperkuat tebing sungai agar lebih stabil. Hal ini juga membantu menjaga aliran air sungai agar tetap lancar, sehingga memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama petani. Mengurangi risiko banjir: Dengan mengendalikan aliran air, talud mencegah air sungai meluap dan membanjiri area pemukiman atau lahan pertanian di sekitarnya. Menstabilkan tanah: Talud memperkuat dan menstabilkan lereng atau tanah di sekitar sungai, menjadikannya lebih aman dan tidak mudah runtuh. Menjaga kelancaran aliran air: Talud membantu mengarahkan aliran air agar lebih lancar, sehingga mengurangi sedimentasi dan potensi penyumbatan. Memberikan rasa aman: Pembangunan talud memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga untuk beraktivitas, seperti bertani atau melakukan kegiatan lainnya di dekat sungai, jelasnya. ( pupr / zi )

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button