LSM LIRA Soroti Penanganan Polemik Penjaringan Perangkat Desa Jatisari.

Lumajang Wartapos.id – Penanganan polemik dalam penjaringan perangkat desa Jatisari Kecamatan Tempeh Lumajang yang dilakukan pihak terkait baik Kecamatan Tempeh maupun Inspektorat Lumajang mendapat sorotan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Lumajang.
Dendim Zeliyanto Wakil Bupati LIRA Lumajang menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengirim surat terkait temuan dalam proses pelaksanaan penjaringan perangkat desa Jatisari kepada pihak – pihak terkait baik Kecamatan Tempeh maupun Inspektorat Lumajang.
“Kami sudah bersurat kepihak – pihak terkait temuan kami dalam penjaringan perangkat desa Jatisari, kami berharap pihak yang berwenang segera menangani hal tersebut secara cepat dan jangan saling melempar tanggung jawab, kita harus tegakkan keadilan, yang salah katakan salah,” ujar Dendik, kamis (17/07/25)
“Kami mencium ada persekongkolan jahat dalam penjaringan tersebut, banyak kami dengar informasi dilapangan yang masuk ke kami bahwa siapa yang jadi ini sudah diatur terbukti nilainya jomplang, dimana yang satu mendapat nilai 95 point sedangkan 3 peserta lainnya mendapat nilai dibawah 30 point, ini harus di urai biar jelas benang kusutnya.” imbuh Dendik
Dendik mengatakan, seyogyanya ada penjaringan ulang di tempat yang independen, soal juga dibuat oleh yang berwenang baru ini dikatakan fair.
“Kami akan terus kawal seperti apa penanganannya nanti, saya berharap ada keadilan dengan dilakukan ujian ulang, kalau ada pihak yang terbukti melakukan kecurangan segera ditindak dan diberi sanksi tegas,” ucapnya geram.
Diberitakan sebelumnya, baik pihak Kecamatan Tempeh maupun Inspektorat Lumajang sudah mengambil langkah tekait penanganan polemik dalam penjaringan perangkat didesa Jatisari, bahkan Ketua Komisi A DPRD Lumajang sudah turut angkat bicara dan akan segera mengambil sikap.
Saat ini masyarakat Jatisari menunggu bagaimana hasil penanganan polemik dalam penjaringan perangkat desa Jatisari tersebut, dan berharap segera ada kepastian.
Reporter : Nizar/ Anwar





