Puluhan Pesawat Tempur TNI AU Hujani Bumi Lumajang Dengan Letusan Bom dan Meriam

Lumajang Wartapos.id – Dentuman suara bom dan meriam seakan memecah kendang telinga warga Lumajang khusunya desa Pandanwangi dan sekitarnya tatkala sejumlah pesawat tempur TNI AU melakukan serangan bom lewat udara, hal tersebut menjadi pertanda bahwa dimulainya latihan Matra Udara II Koopsud II Sikatan Daya 2024 yang dilaksanakan diatas Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi, Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh Lumajang, selasa 09/07) 24
Latihan tersebut melibatkan 31 pesawat tempur, termasuk Sukhoi Su 27/30, T-50i Golden Eagle, EMB-314 Super Tucano, C-130 Hercules, dan NC-212i, yang merupakan tolak ukur kesiapsiagaan dan kemampuan tempur prajurit TNI AU.
Dentuman meriam dan manuver akrobatik pesawat tempur dalam latihan Matra Udara II Koopsud II Sikatan Daya 2024 tersebut, menunjukkan kekuatan dan profesionalisme TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara
Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., menyampaikan bahwa latihan ini merupakan wujud pertanggungjawaban TNI AU dalam menjaga keamanan dan kedaulatan bangsa.
“Latihan ini adalah bentuk pertanggungjawaban udara terhadap pembinaan uang rakyat,” ujar Kasau usai melihat langsung latihan pesawat tempur di AWR Pandanwangi, selasa (09/07/2024)
Pangkoopsud II Marsekal TNI M. Tonny menjelaskan bahwa Latihan Matra Udara II Koopsud II Sikatan Daya 2024 ini untuk menguji konsep operasi udara gabungan dalam Operasi Militer Perang (OMP) dan kesiapan operasional jajaran Koopsud II TNI AU menghadapi berbagai tantangan tugas.
Selain Latihan akbar yang menunjukkan kebolehan kekuatan tempur, kegiatan tersebut l juga diwarnai dengan kegiatan bhakti sosial dan kesehatan. Sebanyak 2.000 paket sembako dibagikan kepada masyarakat, serta diadakan donor darah, dan khitanan masal, serta pengobatan massal gratis.
“Latihan Matra Udara II Koopsud II Sikatan Daya 2024 menjadi bukti nyata komitmen TNI AU dalam menjaga pertahanan udara Nasional dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Indonesia.” pungkanya Kasau.
Reporter : Nizar/Anwar





