JatimSurabaya

KAPOLDA JATIM RILIS KASUS PEMBAKARAN POLSEK TAMBELANGAN

Surabaya, Wartapos.id – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Luki Hermawan, M.Si. di dampingi Wakapolda Jawa Timur Brigjen. Pol. Drs. Toni Harmanto, M.H. ,serta beberapa pejabat utama Polda jatim di antaranya, Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jatim Kombes Pol Gupuh Setiyono, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kabid Propam Polda Jatim Kombes Pol Hendra Wirawan.

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolda Jatim, memberikan keterangan kepada awak media terkait perkembangan kasus pembakaran mapolsek tambelangan kabupaten sampang, konferensi pers kali ini berlangsung di Loby Tribrata Mapolda jawa timur ( Senin, 27 / 05 ).

Dalam konferensi pers kali ini Irjen. Pol. Drs. Luki Hermawan, M.Si. selaku kapolda jawa timur menyampaikan kepada awak media yang hadir,”Sampai dengan tadi malam kami sudah mengamankan 6 orang dan dari 6 orang yg di amankan 5 orang yg di amankan sudah bisa di pastikan dan kami terbitkan surat penahanan kemudian yang satu orang masih dalam pendalaman,” papar Luki (sapaan akrab Kapolda Jatim).

“Untuk Saksi yang sudah kami periksa berjumlah 17 orang saksi yang terkait dengan peristiwa tersebut,” Imbuhnya.

Luki juga menyampaikan akan menggunakan pasal berlapis yaitu Pasal 200 KUHP, Pasal 187 dan pasal 170.

“Akan kita kembangkan lagi karena dari mapolsek yg di bakar tersebut ada beberapa barang yang hilang, sehingga hal ini akan kami kembangkan untuk masuk pasal penjarahan,”terangnya.

Menurut penjelasan Luki, motif dari aksi pembakaran mapolsek kali ini adalah kekecewaan dari masyarakat madura yang ingin berangkat ke jakarta pada hari Selasa (21/05/2019) dini hari tersebut berhasil digagalkan oleh anggota TNI- Polri yang melaksanakan kegiatan patroli skala besar.

“Adanya patroli TNI – Polri yang berhasil mengembalikan mereka ke rumahnya sehingga mereka tidak jadi berangkat dan yang kedua adalah adanya kiriman video dari masyarakat madura yang sudah berada di jakarta mengirimkan video yang di mana mereka menyampaikan mohon do’anya kami di sini terkepung dan mudah mudahan bisa kembali ,sehingga munculah rasa kekecewaan dan akhirnya mereka melakukan pembakaran di mapolsek tambelangan,” papar Luki.( brt/S01 )

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button