Lumajang

Presiden Prabowo Launching 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih, Negara Hadir untuk Rakyat

Lumajang Wartapos.id – Pemerintah Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Video Conference (Vidcon) Launching 2.500 Titik Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih secara serentak yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan mengusung tema “Negara Hadir Untuk Rakyat”, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terpusat dan diikuti dari berbagai daerah, salah satunya dari Lokasi Jembatan Perintis Garuda, Dusun Sitinggil RT 002 RW 004, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dengan penanggung jawab Dandim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P.
Dandim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda dan penyediaan titik air bersih merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini membutuhkan dukungan infrastruktur dan akses air bersih.

“Program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Jembatan Garuda bukan hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, pelayanan kesehatan, kegiatan ekonomi, serta memperlancar mobilitas warga,” ujar Letkol Arh Anton Subhandi.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kemudahan akses juga akan membantu masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari secara lebih aman dan efisien.

“Yang paling penting adalah bagaimana pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami dari jajaran TNI akan terus mendukung program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat,” tambahnya.

Keberadaan Jembatan Garuda memiliki arti strategis bagi masyarakat karena tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antarkawasan, tetapi juga menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga memperkuat konektivitas antarwilayah.

Melalui program tersebut, pemerintah menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada kawasan perkotaan, tetapi juga menyasar wilayah yang membutuhkan perhatian dan dukungan infrastruktur secara langsung.
Semangat “Negara Hadir Untuk Rakyat” diharapkan terus diwujudkan melalui

pembangunan yang merata, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sehingga keberadaan pemerintah benar-benar dapat dirasakan hingga ke pelosok desa.

 

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button