Smart Hospital dr. Haryoto Dipertanyakan?, Deddy : Bukan Sekedar Tulisan, Buktikan Dengan Pelayanan
Lumajang Wartapos.id – Smart Hospital yang disandang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang nampaknya masih mendapat keluhan dari warga khususnya warga yang menjadi pasien di RSUD tersebut, dimana mereka mempertanyakan tentang pelayanan yang dianggap masih kurang maksimal.
Deddy Firmansyah anggota DPRD Komisi D Lumajang yang getol menyoroti kinerja dan pelayanan RSUD dr. Haryoto Lumajang menyampaikan bahwa dirinya masih saja mendapat keluhan dari masyarakat terkait pelayanan RSUD dr. Haryoto Lumajang yang dianggap belum maksimal.
“RSUD dr. Haryoto ini kan rumah sakit Smart Hospital, artinya rumah sakit ini sudah berbasis digital namun dilapangan itu kita masih banyak temui berbagai persoalan keluhan dari masyarakat, seperti ribetnya administrasi, lambatnya penanganan terhadap pasien, terus mungkin dari petugas rumah sakit yang kurang ramah, ini masih ada saja beberapa laporan dari masyarakat,” ujar Deddy saat ditemui disela kesibukannya, rabu (28/06/23)

“Tentu ini harus segera disikapi oleh Direktur Rumah Sakit, supaya Smart Hospital ini benar – benar bisa dirasakan oleh masyarakat, jadi masyarakat ini bukan hanya tau Smart Hospital dari tulisan saja tapi dari pelayanan dan manfaat kepada masyarakat itu harus jelas, sejauh ini belum bisa dipastikan pelayanan itu sudah benar – benar sesuai dengan SOP Smart Hospital,” Imbuhnya.
Deddy menambahkan untuk RSUD dr. Haryoto Lumajang bahwa harus ada evaluasi serius dari Direktur RSUD dr. Haryoto agar semua masyarakat dapat dilayani sesuai SOP.
“Saya sebagai anggota dewan sangat berharap harus ada evaluasi serius dari Direktur RSUD dr. Haryoto agar masyarakat itu bisa benar – benar dilayani semuanya sesuai SOP dengan baik, tidak membedakan baik itu mandiri atau BPJS ataupun SKTM, baik masyarakat yang mampu ataupun yang tidak mampu semuanya harus sama, jadi pelayanan sesuai SOP, nyawa dulu yang ditolong baru administrasi jangan sampai terbalik administrasi dulu yang harus diselesaikan sedangkan nyawa dikesampingkang,” ungkap Deddy Firmansyah.
Terpisah, Direktur RSUD dr. Haryoto Lumajang dr. Halimi Maksum menyampaikan bahwa Smart Hospital RSUD dr. Haryoto sudah mulai tahun 2018 dan semua sudah dipersiapkan termasuk alat dan kelengkapan lainnya.
“Smart Hospital ini tidak hanya di RSUD dr. Haryoto, Haryoto ini sudah tertinggal jauh dari kota – kota lain, di kota – kota besar itu semua rumah sakit sekarang sudah Smart Hospital, pendaftaran online, kemudian teknologi yang terkini dan lain – lain termasuk alat – alatnya, pencatatan pasien, rekam medik dan lain sebagainya, itu yang namanya Smart Hospital,” terang dr. Halimi saat di hubungi via telepon genggamnya.
Disinggung soal pelayanan RSUD dr. Haryoto yang sudah lama menyandang predikat Smart Hospital terkait adanya keluhan masyarakat terhadap pelayanan di rumah sakit tersebut, dr. Halimi menyampaikan bahwa sudah tertinggal kalau tanya masalah itu sekarang karena sudah dijelaskan kemana – mana terkait pelayanan RSUD dr. Haryoto dan sudah sesuai Perbup.
“Ow sudah, sudah kami jelaskan kemana – mana pak, jenengan tertinggal ini kalau tanya ini sekarang, SKTM, BPJS, pelayanan gratis dan lain sebagainya, persalinan gratis sudah kami jelaskan dimana – mana, sudah sesuai Perbup,” ungkapnya.
“Kadang – kadang masyarakat itu sepihak, banyak yang sudah kami konfirmasi ke DPR, jadi komplain dari masyarakat itu sering kali tidak semuanya benar, yang jelas kalau pelayanan kami sudah maksimal,” Imbuh dr. Halimi.
Reporter : Nizar/Anwar





