Lumajang

Pedagang Keluhkan Air Menggenang Di Gorong – Gorong Pasar Yosowilangun, DPRD Lumajang Turun Tangan

Trisno (topi biru) anggota DPRD Lumajang saat turun ke pasar Yosowilangun

Lumajang Wartapos.id – Beberapa pedagang di Pasar Yosowilangun keluhkan adanya air yang menggenang di dalam area pasar yang diakibatkan adanya gorong – gorong yang tersumbat, dan hal tersebut membuat salah satu pedagang di pasar Yosowilangun gagal membangun kios di area tersebut.

Aziz salah satu pedagang yang ingin membangun di area pasar yang lokasinya sering tergenang air tersebut gagal membangun, namun dirinya siap membangun dengan konsekwensi apapun asal diberi ruang untuk membangun.

“Saya siap membenahi gorong – gorong disini biar air tidak menggenang,  asal kami diberi ruang untuk membangun di area tersebut.” Ujarnya.

Mendapat aduan dari pedagang Pasar Yosowilangun, anggota DPRD Lumajang dari Komisi B sekaligus Calon DPR RI Jatim IV, Trisno SH. turun kelokasi dan mendengarkan suara pedagang di Pasar.

“Saya tadi mendapat telepon dari pedagang di Pasar Yosowilangun dan saya sudah kontak pihak Dinas Pasar akhirnya saya turun kesini dan kebetulan ini Dapil (Daerah Pemilihan) saya, sebetulnya setelah saya lihat dilapangan ini sudah bagus yang punya pasar itu sendiri yaitu warga ingin membangun gorong – gorong supaya tidak banjir,” Terang Trisno Anggota Komisi B DPRD Lumajang

 

H. Akhmat ST. Wakil Ketua DPRD Lumajang

“Keluhan yang selama ini ada di pasar adalah menggenangnya air yang ada di pasar ini sehingga masyarakat mempunyai inisiatif untuk membangun, ini sangat kami apresiasi kepada rekan – rekan dan teman – teman saya sudah bisa membantu pemerintah, utamanya koordinator pasar, nanti kita juga akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas juga, kiranya ok, ya sudah kita jalankan” imbuh Trisno calon DPR RI Jatim IV Dapil Lumajang – Jember.

Trisno SH. menambahkan untuk anggaran akan di akomodir dari salah satu pedagang yang akan membangun di area tersebut.

“Untuk anggaran akan dikoordinir dari mas Aziz itu sendiri, yang akan membangung gorong – gorong hingga menembus hulu ke hilir, karena informasinya gorong – gorong ini tersumbat atau sengaja di sumbat kita belum tahu, tapi yang pasti akan segera kami atasi,” Terang Trisno.

“Harapan kami kepada pemerintah, khususnya Dinas Pasar, paling tidak memberikan rekomendasi agar tidak menjadi konflik berkepenjangan seperti selama ini terjadi dan belum terselesaikan dan kalau memang butuh anggaran ya bisa kita bantu untuk jasmas kita,” tambahnya.

Sementara itu H. Akhmat ST Wakil Ketua DPRD Lumajang menyampaikan jika memang permasalahannya adalah ada gorong – gorong yang tersumbat atau sengaja disumbat ya harus dibongkar apapun alasannya demi kebutuhan umum yang lebih banyak.

“Kalau memang ada aliran yang terhambat atau sengaja dihambat dimanapun itu juga, yang mengakibatkan genangan air di Pasar maka harus dibongkar, karena kalau ini tidak dibongkar bisa berbahaya untuk kepentingan masyarakat yang lebih banyak, tidak ada kata lain sudah wajib bongkar,” ucapnya tegas.

“Aset siapapun itu tapi kalau untuk aliran, baik itu aliran gorong – gorong ataupun aliran drainase itu tidak boleh ditutup sepihak oleh siapapun, baik oleh pemerintah ataupun masyarakat, kalau itu untuk kepentingan masyarakat yang lebih banyak itu tidak boleh, harus dibongkar,” tambab H. Akhmat ST. yang saat ini mencalonkan diri menjadi DPRD Provinsi Jatim dari partai PPP.

Terpisah, Nanang selaku koordinator pasar Yosowilangun menyampaikan terkait hal ini pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait. “Kami disini masih baru, nanti kami akan koordinasikan dengan pihak dinas.” pungkasnya.

 

Reporter ; Nizar/Anwar 

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button