LOKAKARYA SKK MIGAS – KKKS JABANUSA HADIRKAN 44 JURNALIS JAWA,BALI DAN NUSA TENGGARA

Malang Batu, Wartapos.id – Lokakarya yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) digelar di Hotel Kusuma agrowisata kota Batu bersama puluhan Media cetak,Tv dan elektronik hari Rabu hingga Kamis, 15-16 Maret 2023.
Kegiatan lokakarya ini dihadiri dari staff dan pimpinan SKK Migas – KKKS Migas juga dihadiri dari beberapa jurnalis media online, cetak, TV, dan radio yang ada di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat dengan tema “Jurnalisme Lingkungan dan Peran Industri Hulu Migas dalam Pengurangan Emisi Karbon”.
Acara Kegiatan Lokakarya Media 2023 ini dibuka langsung oleh Kepala Departemen Humas SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Indra Zulkarnain,di hall Hotel Kusuma Agrowisata kota Batu.
Kepala departemen Humas Indra Zulkarnain mengatakan bahwa ” lokakarya media ini sangat penting lantaran menjadi salah satu cara untuk merekatkan antara SKK Migas – KKKS dengan insan media di wilayah Jabanusa.” Ungkap pria alumni Universitas trisaksi Jakarta ini.
“SKK Migas berterima kasih dan mengapresiasi kepada awak media atas dukungannya selama ini, karena industri hulu migas bisa diketahui, dipahami, dan diapresiasi oleh masyarakat. Kami juga berharap rekan-rekan media di wilayah Jabanusa ikut membantu menyebarkan informasi-informasi positif dan menjadi penyeimbang,” ujar Indra, sapaan akrabnya.
Pihaknya juga terbuka kepada siapapun, terutama para media jika ada persoalan di bawah. “Kami sangat terbuka kepada media manakala ada persoalan di bawah. Karena kegiatan hulu migas merupakan bisnis strategis dalam penerimaan negara dan memegang peran besar dalam ekonomi nasional. Pada tahun 2023 penerimaan negara pada sektor hulu migas sebesar 270 triliun,” katanya.
Dalam pertemuan yang sama, Spesialis Dukungan Bisnis SKK Migas Jabanusa Dimas Ario Rudhy Pear menyampaikan bahwa SKK Migas sudah meraih sertifikat ISO SNI 370001 terkait Sistem Manajemen Anti Penyuapan. “Hal ini sangat penting karena untuk memastikan proses bisnis di SKK Migas berjalan sesuai dengan aturan, prosedur, dan etika,” jelas Indra.
Dimas juga mengatakan bahwa proyeksi kebutuhan energi secara global khususnya minyak dan gas akan mencapai puncaknya pada 2030. Indonesia sendiri memiliki target produksi minyak mentah sebesar satu juta barel minyak per hari (BOPD) dan gas sebesar 12 miliar kaki kubik per hari (BSCFD) pada tahun 2030.
“Untuk mencapai target tersebut, kita butuh investasi terbesar. Tidak hanya itu, tantangan dan kendala industri hulu migas lainnya juga tidak kalah besar terkait sinergi hulu-hilir, kepastian hukum, dan lainnya,” ungkap Dimas.
Lokakarya ini dihadiri 44 jurnalis menjadi peserta, baik dari wilayah Jatim, Jateng, Bali hingga Nusa Tenggara. Selain mengikuti materi dari pakar jurnalisme lingkungan, para peserta juga mengikuti lomba foto jurnalistik bertema lingkungan.
Reporter : Noer.c





