

Sidoarjo, Wartapos.id – Ratusan pengajar/guru TPQ yang tergabung dalam wadah Perkumpulan Forum Komunikasi Pendidikan Al Quran Indonesia, mereka demo untuk memperjuangkan hak hak yang selama ini mereka perjuangkan menjadi pengajar TPQ , yang semestinya dapat gaji honorer itu. Maka melalui inspirasi yang mereka bawah mudah mudahan Bupati dan DPRD kabupaten Sidoarjo mendengar keluh kesah mereka Selasa ( 27/12/2022 ).
Ada sekitar 500 pendemo yang terdiri dari para ibu ibu ini, pukul 08.00 Wib titik kumpul dari Masjid Kauman Taman, menuju ke Pendopo Sidoarjo yang di lanjutkan ke DPRD kabupaten Sidoarjo, dari aksi tersebut ,turun langsung ketua Dewan FPKQ Indonesia Sukarno M.P.di. dari tujuan demo tersebut yang di gawangi oleh Bambang Soeroso” menyuarakan para pengajar TPQ supaya mendapatkan pencairan dana bantuan uang bagi pengajar TPQ di seluruh kabupaten Sidoarjo ujar mbah suro yang biasa di panggil.
Permohonan tertanggal 17 Februari 2021 ada sejumblah 7.900 orang pengajar TPQ, namun pada tahun 2022 yang semestinya cair semua. Tapi ada sekitar 713 pengajar TPQ sampai akhir Desember 2022 belum cair. Kata mbah Suro ini atas dasar kecerobohan dan kesalahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Sidoarjo, di saat melakukan verifikasi ulang dari data yang di kirim pada seluruh kecamatan. Juga Diknas verifikasinya tidak sesuai surat keputusan bupati tahun anggaran 2022 , oleh karena itu sejumblah pengajar TPQ yang berjumblah 713 merasa kecewa , mestinya mendapatkan hak yang sama dengan pengajar yang lain namun sampai hari ini belum cair, dan pendemo mengadukan ke Komisi D DPRD kabupaten Sidoarjo, dan pihak DPRD Sidoarjo mempersilakan kordinator, dalam hearing ini untuk mencari solusi guna bansos pengajar TPQ segera cair. Dan mendorong Bupati Sidoarjo untuk segera memberikan haknya kepada 713 pengajar TPQ yang di sambut pendemo dengan semangat . ( rif )





