Lumajang

Pasca Ada Korban Tenggelam, Kapolres Lumajang Pertanyakan SOP Pemandian Alam Selokambang

korban tenggelam dipemandian alam selokambang saat dirawat di RS Bhayangkara

Lumajang Wartapos.id – Pasca tenggelamnya seorang wanita berinisial F (22) warga Wonokerto Kecamatan Gucialit di pemandian alam Selokambang – Sumbersuko, kemarin (09/05/22), menuai sejumlah pertanyaan.

Salah satu warga desa Petahunan – Sumbersuko saat ditemui media ini menyampaikan bahwa saat peristiwa tenggelamnya pengunjung tersebut dirinya tidak tau persis kronologisnya, pihaknya hanya tau saat pihak kepolisian mengevakuasi korban dan segera dilarikan kerumah sakit terdekat menggunakan mobil patroli polisi.

“Saya tidak tau persis kejadiannya, yang saya tau ada orang tenggelam di pamandian Selokambang, kemudian ada beberapa polisi yang menolongnya dan segera dibawa kerumah sakit menggunakan mobil patroli”, ujarnya selasa (10/05/22), sembari meminta namanya tidak dimediakan.

Sementara itu Hendrik, Kepala Desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko, dimana secara teritorial pemandian alam selokambang masuk wilayah Purwosono, menyayangkan dan turut prihatin atas peristiwa tenggelamnya salah satu pengunjung pemandian Selokambang.

“Kami turut prihatin atas peristiwa tersebut, dan dari awal pihak pengelola kurang koordinasi dengan kami sebagai pemangku wilayah desa Purwosono,”, jelas Hendrik via telp, selasa (10/05/22).

Kapolres Lumajang saat di wawancarai sejumlah awak media

“Untuk medis atau Pustu diwilayah kami juga tidak dilibatkan, terbukti tidak ada petugas Pustu yang ada di desa kami yang piket ataupun bertugas di Selokambang, dan warga kami juga banyak yang mengeluh karena semrawutnya kendaraan yang lalu lalang seolah tidak ada yang mengatur, intinya pihak pengelola kurang koordinasi dengan kami”, tambahnya

Terpisah, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan perihal tersebut akan memanggil pengelola wisata pemandian alam Selokambang dan akan pertanyakan soal SOP nya.

“Nanti pengelolanya akan kita panggil, kita akan pertanyakan seperti apa SOPnya, apakah semua sudah terpenuhi atau tidak”, ungkap Kapolres Lumajang.

Disisi, Yudi Prasetyo Kabid Destinasi Budaya dan Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lumajang saat dihubungi media ini via telepon enggan berkomentar, hanya menyampaikan bahwa Kepala Dinas nanti akan memberikan statement.

“Bu Kadis masih mempelajari kondisi di lapangan, nanti baru memberikan statement,” pungkasnya sembari menutup telepon.

 

Reporter ; Nizar/Anwar

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button