BangkalanJatimMitra TNI

Vaksinasi Tahap Dua, Dandim 0829 Pastikan Tidak Ada Kendala Dan Sehat

Komandan Kodim 0829/Bangkalan, Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.Sos saat sedang di vaksin. (Photo courtesy of Wartapos)

BANGKALAN, Wartapos.id – Setelah pelaksanaan vaksin tahap pertama pada Rabu (27/01/2021) yang lalu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan kembali melaksanakan vaksinasi tahap kedua terhadap Forkopimda. Pada palaksanaan Vaksinasi tersebut diawali dengan pendaftaran, Screening, penyuntikan vaksin dan observasi selama 30 menit. Vaksinasi terhadap Forkopimda dan Tokoh masyarakat tersebut dilaksanakan di Pendopo Agung Kabupaten Bangkalan pada Rabu (10/02/2021) pagi.

Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron mengutarakan rasa syukurnya, karena hari ini telah menerima suntikan vaksin covid-19 dosis ke dua, setelah 14 hari penyuntikan vaksin dosis pertama yang merupakan rangkaian vaksinasi tahap pertama. Penyuntikan vaksinasi dosis kedua ini diawali oleh anggota forkopimda dan kemudian secara bertahap akan dilaksanakan pada tenaga kesehatan yang sebelumnya telah menerima vaksinasi dosis pertama.

Ra Latif , sapaan akrab Bupati Bangkalan menjelasakan, “Alokasi vaksin covid-19 tahap pertama untuk Kabupaten Bangkalan sebanyak 6.320 dengan sasaran berdasarkan data sebanyak 3.160. Sampai tanggal 9 februari 2021 telah dilakukan vaksinasi sebanyak 2.804 tenaga kesehatan, dengan jumlah yang tertunda 6 orang dan batal 1.045 orang. Vaksinasi yang batal tersebut diakibatkan karena pihak yang bersangkutan memiliki riwayat komorbid, terkonfirmasi positif covid-19 dalam kondisi hamil dan penyebab lainnya. Saat ini di Dinas kesehatan juga tengah dilakukan vaksinasi massal bagi tenaga kesehatan,” paparnya.

Ra Latif mengaku dari vaksinasi dosis pertama hingga dosis kedua, termasuk anggota forkopimda yang menerima vaksin mengatakan tidak merasakan efek atau gejala apapun seperti demam atau lainnya, “Hal ini membuktikan bahwa vaksin ini aman sekaligus halal. Jadi kami berharap nantinya masyarakat tidak takut untuk menerima vaksin dan ikut mensukseskan vaksinasi covid-19 ini, karena ini merupakan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,”tutur Ra Latif.

Senada dengan yang diutarakan oleh Ra Latif, Komandan Kodim 0829/Bangkalan, Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.Sos mengutarakan kebahagiaannya lantaran telah melaksanakan program pemerintah dengan baik.

“Alhamdulillah, setelah vaksin tahap pertama kemudian vaksin tahap kedua ini dilaksanakan, tidak ada efek samping maupun gejala lainnya. Kami merasa bahagia. Pemerintah memberikan kebijakan untuk pelaksanaan vaksinasi itu tidak akan sembarangan, pasti sudah melalui riset. Kebijakan vaksinasi yang diberikan ini adalah upaya pemerintah untuk menjaga masyarakat yang ada di wilayah dapat terbebas dari pandemi Covid-19 ini,” tutur Dandim yang baru merayakan Ulang Tahun Kesatuannya, Kavaleri TNI AD ke 71 kemarin (Selasa, 09/02/2021).

Dandim 0829 lantas menyampaikan harapannya agar masyarakat tidak terpengaruh oleh berita-berita palsu atau bohong (HOAX) yang sengaja disebar luaskan, “Berita-berita hoax yang sengaja disebarluaskan agar masyarakat terpengaruh itu adalah provokasi. Jangan sampai masyarakat percaya terhadap berita-berita bohong atau hoax tersebut,” tegasnya.

“Kita telah melaksanakan vaksinasi pertama dan sekarang ini yang kedua, Alhamdulillah tidak ada kendala dan sehat-sehat saja,” pungkas Dandim 0829 sembari tersenyum bahagia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Sudiyo, S.Kep. N.S mengutarakan bahwa kegunaan vaksin tahap satu maupun tahap dua tidak jauh berbeda, yakni membentuk antibodi bagi tubuh agar menjadi lebih kuat.

“Jenis vaksinnya sama, dosisnya sama dengan tahap pertama. Hanya saja, vaksin tahap kedua ini dilakukan untuk menambah kekebalan pada tubuh setelah di vaksin pada tahap pertama,” paparnya.

Setelah 30 menit pelaksanaan Vaksinasi tersebut, Sudiyo menuturkan, “Seperti yang pertama, setelah 30 menit mendapatkan vaksinasi yang kedua, tidak ada perubahan yang saya rasakan apapun. Sama seperti sebelum dilakukan vaksinasi. Hanya bekas tusukan jarum agak sedikit perih, mungkin karena posisi saja. Intinya tidak ada keluhan apapun, mual-mual, pusing atau apapun, tidak ada,” ujarnya.

Forkopimda Kabupaten Bangkalan dan Tokoh masyarakat penerima vaksin tahap kedua tersebut selain Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron, antara lain Sekda Bangkalan, Ir. Moh Taufan Zairinsyah, MM, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.sos. Danlanal Bpo, Letkol Laut (P) Dodi Hermanto, M.Tr.Hanla, Kajari Bangkalan, Emanuel Ahmad, S.H, Ketua PN Bangkalan Dr. Masykur Hidayat S.H.,MH, Ketua PA Bangkalan Drs. H. Parhanuddin, Kadinkes Bangkalan Sudiyo, S.Kep, Ns, Direktur RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan dr. Nunuk kristiani, Sp.R. serta Tokoh masyarakat Bangkalan, KH. Imron Hasan.

Pewarta : Ahsan
Editor : Redaksi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button