Lumajang

Angka Covid-19 Terus Meningkat, Masyarakat Diminta Disiplin Patuhi Protokol Kesehatan

data covid 19 kabupaten Lumajang sampai 09/11/2020

Lumajang Wartapos.id – Terhitung hingga tanggal 09/11/2020 angka yang terjangkit virus corona di Lumajang sudah mencapai 1010, dengan rincian 110 meninggal dunia, 765 sembuh dan sisanya dalam pengawasan serta dalam isolasi mandiri dan di rumah sakit.

dr Bayu selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang membenarkan bahwa ada peningkatan data yang terkonfirmasi virus corona, data tersebut dari rumah sakit yang ada di Lumajang.

“Data yang kami terima dari rumah sakit ada peningkatan, jadi saat ini ruang isolasi rumah sakit itu penuh karena dari hari kehari ada peningkatan, otomatis covid di Lumajang angkanya meningkat demikian juga yang positif yang kita laporkan setiap hari ya cukup tinggi sehingga kita semua harus tetap waspada,” Terangnya via telepon selasa 10/11/2020.

“Kalau kita melihat karakteristik masyarakat Lumajang ini cukup bebas, seneng dolan dan kegiatan bermasyarakat itu masih longgar, serta disiplin menjaga protokol kesehatannya belum sepenuhnya benar, itu mungkin menjadi salah satu faktor meningkatnya covid di Lumajang, kedepan nantinya harus ada pengetatan terhadap protokol kesehatan biar ada penurunan,” Imbuh dr Bayu.

 

dr Bayu, Kepala Dinas Kesehatan Lumajang

Saat ditanya terkait pasien yang meninggal dan kebanyakan divonis corona, kenapa meninggalnya bukan divonis akibat penyakit bawa’an atau penyakit penyertanya, dr Bayu menyampaikan bahwa sementara devinisi dari Mentri Kesehatan seperti itu.

“Artinya setiap orang yang mengalami gejala sakit apapun dan saat di swab dinyatakan positif, jika meninggal di devinisikan akibat terjangkit virus corona, sebenarnya saya sendiri kurang setuju tapi mau gimana lagi devinisinya saat ini seperti itu, namun kayaknya ini mau ada revisi, saya dengar dari Provinsi tim dari dr Soetomo kayaknya mau menyusun devinisi kematian, supaya tidak semua menjadi covid,” Ujarnya

“Kedepan nanti kita akan membuat kebijakan untuk kasus – kasus ringan tidak perlu menuju kerumah sakit cukup dipuskesmas atau isolasi mandiri, mengingat saat ini rumah sakit ruang isolasinya penuh,” Tambahnya.

Terpisah H. Akhmad Wakil Ketua DPRD Lumajang terkait meningkatnya angkat yang terkonfirmasi virus corona menyampaikan keprihatinannya dan oleh sebab itu pihaknya meminta agar pemerintah lebih meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kalau saya melihat saat ini masyarakat sudah jenuh dengan adanya covid 19 ini, oleh sebab itu bagaimana caranya agar masyarakat kembali disiplin menjalani protokol kesehatan dan itu tugas pemerintah untuk terus melakukan sosialisasi agar covid tidak terus meningkat,” Ungkap Politis dari PPP ini.

“Saat ini claster penularannya belum diketahui, cuma kebanyakan ada yang punya penyakit bawaan terus dirawat di rumah sakit ya konsekwensinya karena daya tahan tubuhnya menurun, begitu di swab ya otomatis positif, ini yang menyebabkan masyarakat takut melakukan pemeriksaan karena terkontaminasi hal tersebut, sehingga kami berharap ada kelonggaran yang sangat baik agar tidak semuanya divonis terkena covid,” Katanya.

Lebih jauh Politisi PPP yang saat ini menjadi Wakil Ketua DPRD Lumajang H. Akhmad mempertanyakan kinerja Gugus covid 19 Lumajang bahwa sampai saat ini tidak ada gerakan yang dilakukan.

“Saya melihat tim Gugus ini tidak ada gerakan yang dilakukan tapi seolah – olah dana covid ini hanya untuk tim tenaga kesehatan saja, sementara masyarakat kita tidak pernah menikmatinya,” Pungkasnya.

 

Reporter ; Nizar/Anwar

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button