Peduli Covid 19, DPC PDIP Lumajang Bagi 2000 Sembako Untuk Abang Becak Dan Sopir Angkot

H..Bukasan Sekretaris DPC PDIP Lumajang

Lumajang Wartapos.id – DPC PDI Perjuangan Lumajang membagikan 2000 sembako untuk warga yang terdampak covid 19 utamanya untuk para abang becak dan sopir angkot se kabupaten Lumajang.

Menurut H. Bukasan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang, Jum’at (22/05/2020) yang kami temui disela – sela kegiatannya menyampaikan bahwa pihaknya sengaja membagikan sembako untuk meringankan beban warga akibat dampak corona.

“Ada 2000 sembako yang kita bagikan se Kabupaten Lumajang, pembagiannya kita  koordinir disetiap Kecamatan, kemarin (21/05/2020) kita bagikan di  Kecamatan Pasirian dan Tempeh dengan kuota 600 sembako dengan sasaran para abang becak dan sopir angkot.” Ujar H. Bukasan.

H.Bukasan menambahkan pembagian sembako ini bertujuan untuk meringankan warga yang terdampak covid 19 utamanya para abang becak dan sopir angkot. Secara pribadi masing – masing 9 anggota fraksi PDI Perjuangan Lumajang juga melakukan pembagian sembako dimasing – masing Dapilnya untuk masyarakat yang terdampak, saya pribadi membagi 1000 paket sembako.

“Dengan kegiatan ini kita ingin membantu warga yang terdampak virus corona utamanya bagi para abang becak dan sopir angkot,” Imbuhnya.

Sekretaris DPC PDIP Lumajang dan sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang ini menghimbau kepada masyarakat untuk tetap berperilaku hidup sehat agar terhindar dari virus corona.

“Masyarakat Lumajang kami himbau untuk memulai berperilaku sehat sesuai PHBS (perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dari diri kita sendiri, selalu pakek masker jika melakukan kegiatan diluar, selalu jaga jarak saat dikerumunan, kemudian jangan mudik walau kangen dengan keluarga terutama yang berada di zona merah, dan semoga musibah besar ini segera berakhir,” Ungkapnya.

“Untuk Pemerintah Daerah, kita ingin Fraksi PDIP agar anggaran rekofusing yaitu fokus penanganan corona, baik masalah penyebaran corona itu sendiri maupun dampak dari corona itu sendiri yang sudah sudah dibahas dengan DPRD agar segera digunakan dengan maksimal agar tidak ada masyarakat kita yang kekurangan, karena masyarakat masih banyak yang mengeluh karena tidak terdata di BLT DD dan BST Kemensos.” Pungkas H.Bukasan.

 

Reporter : Nizar/Anwar