Untuk Kemudahan Investor Asing, Pengadilan Negeri Surabaya Dapat Kunjungan Bank Dunia

Wartapos.id – Surabaya
Baru baru ini Pengadilan Negeri (PN) Jalan Raya Arjuna No 16-18 Surabaya, Kembali lagi dikunjungi pihak Bank Dunia seperti kali ini oleh petugas survey bernama Albert Nogues I Comas Sebagai Analyst Doing Bussines Unit Dari Bank Dunia Group yang berkantor di Washington America
Bagian departemen Development Economics Global Indicators.
Kedatangan Albert Nogues (Tim Bank Dunia) tersebut kemaren di PN Surabaya, Juga didampingi oleh pihak dari Mahkamah Agung (MA) 5 (Lima) orang dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia 3 (Tiga) Orang serta Badan Koordinasi Penanaman Modal 1 (Satu) orang.

Dimana, Tujuan atau Survey yang dilakukan petugas Bank Dunia terkait kepastian hukum di PN khususnya berhubungan dengan sidang Niaga dan E-court maupun pada Gugatan Sederhana (GS) saja.
Agar dapat memberikan informasi kepada setiap Investor asing jika berencana akan menanamkan modal atau Investasi Dananya di Indonesia, Termasuk setiap investor asing jika dalam mengurus apapun baik terkait Perijinan juga membuka kantor perwakilan hingga berurusan dalam masalah hukum, Bahwa pemerintah Indonesia akan memberikan kemudahan dalam birokrasi dan keadilan setiap pada persidangan.

Seperti halnya yang disampaikan Ketua Pengadilan Negeri Surabaya melalui Humasnya yakni Sigit Sutriono,SH,MH Senin,(1/4) di Ruang kerjanya.
“Kemaren petugas dari bank dunia datang menyurvey ke pengadilan ini dari sejak sebelumnya pernah datang juga tahun 2017 lalu, dan kali ini didampingi dari MA juga kemenkeu dan BKPM, tujuannya untuk mengetahui hasil sidang selama ini, dan nantinya bermaksud agar investor asing dapat menanamkan modalnya di indonesia.” kata sigit.
Humas pn juga menjelaskan lebih lanjut, bahwa terkait 3 (Tiga) materi seperti Sidang Niaga (Berkaitan Kepailitan Perusahaan) dan E-court (Layanan daftar sidang berbasis Elektronik) dan terakhir terkait Gugatan Sederhana (Sidang jangka waktu maximum 25 hari) atau nilai gugatan perdata tidak lebih dari nilai nominal 200 Juta Rupiah juga tidak ada Replik,Duplik, bahkan Mediasi
Dalam gugatan sederhana juga hanya dipimpin hakim tunggal saja, dan jika ada keberatan (Banding) dari pihak berperkara yang kalah pada gugatan maka pengajuannya pun ke PN Surabaya saja bukan ke Pengadilan Tinggi.
“Maksud tujuan tim survey dari bank dunia juga dalam hal terkait tiga materi yaitu tentang niaga yang selama ini menangani persoalan kepailitan perusahaan, dan ecourt terkait program ma untuk layanan daftar sidang maupun pembayaran perkara dan sebagainya, serta tentang gugatan sederhana seperti sidang cepat maximum 25 hari kerja, dan pengadilan di indonesia yang dikunjungi bank dunia ada 2 (Dua) saja pengadilan negeri jakarta pusat dan pengadilan negeri surabaya, Juga target presiden saat ini agar indonesia bisa mencapai no urut ke 40 dari seluruh dunia yang sudah menurun dari sebelumnya nomor urut ke 70 tentang jumlah investor asing yang percaya menanamkan modalnya di Indonesia.” terang sigit.
Seperti diketahui, Lebih lanjut awak media wartapos ini mencoba konfirmasi langsung ke petugas Bank Dunia yang datang ke PN terkait kunjungan surveynya, dengan mencoba menelpon kekantor Bank Dunia di Washington Amerika pada nomor berikut +1 (202) 4738374 namun belum berhasil, sehingga di coba kirim permintaan melalui alamat Email Albert Nogues I Comas (anoguescomas@ifc.org) seperti surat elektronik berikut ini,
“Subject : Konfirmation For Survey at Surabaya Court
Good day Mr Nogues Comas,
Introduce please we are from a Jurnalist/Pers of Wartapos News Paper n News Online in www.wartapos.id/hukum also job specialist at Surabaya Court.
My name is Jhon F Saragih , I have a plan to publish to our media regarding your visit yesterday at the Surabaya district court,
if possible, do you know what are the results of your survey?
and whether the results are satisfactory with the information provided by the court, and can it be explained globally the purpose of the survey is related to investors to Indonesia.
Or please you can also contact me via Whatsapp my number at local phone number : 082245080484
Thank You and Best Regards
Jhon F Saragih/Redaktur or Jurnalist.”Demikian isi permintaan wawancara awak media dengan pihak bank dunia.(Jhon Saragih)





