
Menambah Ilmu Pengetahuan dan Belajar Bersosialisasi

Sekolah TK Mutiara mengadakan kegiatan Out door pengenalan kerja (Damkar) . Surabaya, Wartapos.id – Berbagai macam cara guna meningkatkan mutu dan kwalitas mengajar pada anak usia dini. Hal ini agar dapat menambah gairah dan semangat belajar pada anak, selain itu, menambah ilmu pengetahuan dan kemandirian serta mudah bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.

Seperti halnya yang di ajarkan pada sekolah TK Mutiara yang berlokasi di Perumahan Pondok Jati, Taman, Sidoarjo. Sistem pengajarannya patut diapresiasi oleh kalangan pendidik sekolah yang lainnya. Dalam rangka pengenalan kinerja petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan sejarah pembangunan Jembatan Suramadu, Sekolah TK Mutiara mengadakan kegiatan Out door.
Acara yang digelar 1 hari ini, dengan kegiatan dimulai sejak pk. 07.00 wib dengan menggunakan armada bus yang sudah stand by di lokasi area sekitar pondok jati. Tepat pk. 08.00 wib, bus sudah tiba di kantor upt rayon pemadam kebaran wiyung. Para siswa-siswi TK tersebut berkumpul di halaman kantor rayon pmk tersebut. Anak-anak terlihat serius dan memperhatikan pengarahan dari petugas damkar. Selanjutnya, masing-masing anak mempraktekkan cara berpakaian damkar dan berputar-putar dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran.

Nampak terlihat antusiasme dan raut kegembiraan anak-anak disaat petugas menyiramkan air dari selang damkar. Namun sebelumnya, anak-anak menggunakan jas hujan yang sudah dipersiapkan dari rumah masing-masing. Tepat pk. 10.30 wib, acara di lanjutkan ke tempat Jembatan Suramadu di Kedung Cowek Surabaya. Seperti biasanya, guru pembimbing memberikan informasi tentang asal pembangunan jembatan tersebut. Kegiatan ini di ikuti sebanyak 47 siswa-siswi, yang terdiri dari TK A sebanyak 18 anak dan TK B sebanyak 23 anak.
Kepala Sekolah TK Mutiara, Nur Aini, S.pd, mengatakan, agenda tujuan kegiatan out door yang pertama di kantor upt rayon PMK di Wiyung dan kegiatan ke 2 pengenalan Jembatan Suramadu. “Kegiatan mengajar out door ini untuk mengenal lingkungan sekitarnya dan menambah ilmu pengetahuan tentang bahaya bermain api yang bisa membahayakan dirinya dan lingkungannya,” ujar Nur. (22/10) “Mengenalkan jembatan suramadu yang menghubungkan antara Surabaya dan Madura yang melintasi laut,” tambahnya.
Nur Aini mengharapkan, khususnya kepada anak didik sebagai generasi penerus bangsa menjadi yang terbaik dan berguna kepada semuanya. “Semoga anak-anak menjadi anak yang sholeh dan sholeha dapat membanggakan orang tua, nusa dan bangsa serta berharap mendapatkan anak didik yang lebih banyak lagi,” harap Nur saat di temui di Taman Bungkul, Surabaya. (Dre)





