Polres Lumajang Gelar Press Release Begal dan kepemilikan Senpi Oleh Oknum Kades

saat release di halaman polres Lumajang

Lumajang Wartapos.id

Polres Lumajang menggelar press release dihalaman Mapolres Lumajang terkait beberapa ungkap yang berhasil di lakukan, diantarannya ungkap begal dan ungkap shabu yang merambat ke curwan dan kepemilikan senpi.

 

Waka Polres Lumajang Kompol Budi Sulistyanto SH saat release menyampaikan bahwa Polres Lumajang telah berhasil ungkap kasus curas ranmor dimana pelakunya cukup sadis dalam melakukan aksinya.

 

“Polres berhasil ungkap kasus curas ranmor yang terjadi diwilayah Lumajang dimana pelaku cukup sadis dalam melakukan aksinya, ada satu kelompok begal yang sudah berhasil kami ungkap, dimana salah satuTKPnya di wilayah Jatiroto kejadiannya dini hari,” terang Waka Polres

 

Terkait modus yang dilakukan pelaku, Waka Polres menjelaskan bahwa pelaku mengikuti korban dari belakang, setelah mendekat korban di tendang dan di bacok oleh pelaku, begitu korban terjatuh lalu sepeda motor korban di ambil pelaku yang berjumlah 4 orang.

nama pelaku begal sekaligus penadahnya

“Polres Lumajang berhasil mengamankan 6 pelaku curas ranmor dimana 4 diantaranya merupakan kelompok begal dan yang 2 adalah penadah hasil kejahatan”.

 

Dari pengakuan tersangka, mereka telah melakukan aksinya di 5 TKP salah satunya di Jatiroto.

Sampai saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polres Lumajang guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum selanjutnya.

Sementara itu terkait kepemilikan Senpi oleh Oknum Kades Dawuhan Wetah Kecamatan Rowokangkung berinisial Hs yang berawal dari ungkap shabu oleh jajaran Satresnarkoba Polres Lumajang, Waka Polres Menyampaikan bahwa pemilik senpi sudah kami amankan dan masih dalam pengembangan.

 

“Pemilik senpi sudah diamankan oleh Polres Lumajang karena tidak memiliki ijin yang syah dan hingga saat ini masih kita kembangkan, pemilik senpi akan dikenakan undang – undang darurat dengan ancaman hukuman 10 tahun,” Pungkas Waka Polres Lumajang. (War/nzr)