Korban PHK Tutup Jalan Masuk Pergudangan Prambanan Bizland

 

Nama pergudangan

Gresik, Wartapos.idMenambah daftar panjang (PHK) sepihak di negri ini, dilakukan oleh PT.Hanfanuli Putra yang bergerak dalam bidang tenaga kerja outsourcing security.

Dari bendera dan atribut yang dipakai ternyata Pemuda Pancasila (PP) yang melakukan penutupan jalan masuk pergudangan Prambanan Bizland desa Cerme Lor Kec. Cerme Kab.Gresik. Dari penjelasan Budi Santoso Sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) “Ada tiga anggota dari PP yang bekerja sebagai security yang dikeluarkan secara sepihak. Menurut mereka (PT.Hanfanuli Putra) ketiga anggota kami sewaktu bekerja melakukan kesalahan dengan minum – minuman keras.

jalan menuju pergudangan di tutup.

Padahal ketiga anggota kami tidak melakukan hal tersebut. Unjuk rasa ini sudah dilakukan 5 Kali dalam kurun waktu 10 bulan sejak pemecatan “ Budi Santoso  menambahkan tanggal 21/9 kemaren diadakan pertemuan di hotel Oval antara PT.Pilar Pualam Investama, PT.Hanfanuli Putra, kami 5 orang dan Intel Polsek Cerme. Tidak ada kesepakatan serasa kami dipimpong” itu keluh dari korlap pengunjukrasa.

Awak media Wartapos menelusuri kedalam menanyakan kepada salah satu security siapa kepala security dengan telunjuk tangan menunjuk seorang yang memakai baju hitam memakai masker padahal tidak ada debu ada kemungkinan untuk supaya tidak diketahui siapa dia. Ternyata dia mengaku Kepala Desa Cerme Lor Arifin.

Dari keterangan AKP.Tatak Kapolsek Cerme “ membenarkan adanya penutupan jalan masuk pergudangan Prambanan Bizland. Saya berharap tidak ada tindakan anarkis” sewaktu awak media menanyakan itu pergudangan untuk penyimpanan apa ? AKP Tatak “tidak tau,dulu pernah anggota patroli dari Polsek Cerme mau masuk tapi tidak diperbolehkan oleh security “ itu tutur katanya. (Bs)