Desa Wonorejo Manukan Surabaya Gelar Sedekah Bumi

Surabaya,Wartapos.id. Tradisi yang melekat dimasyarakat pulau Jawa yang turun menurun dari nenek moyang. Yaitu Sedekah Bumi atau Tegal Deso adalah salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan masyarakat, dalam mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena diberi bumi tempat berpijak yang subur.
Seperti yang ada di wilayah Wonorejo RW 15 Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, hari ini, Sabtu 15/9 arak-arakan keliling kampung dengan budaya tradisional jaranan dari kota Nganjuk dengan diikuti odong-odong yang dinaiki seluruh warga.

Kemeriahan ini dibuktikan dengan antusias warga berbondong-bondong yang mengikuti arak-arakan yang membawa bermacam -macam buah-buahan,sayur mayur dan polo pendem (tanaman yang buahnya didalam hutantanah) yang melihat dari warga Wonorejo Manukan Surabaya. Puncak acara Minggu,(16/9) dihadiri perwakilan dari Kecamatan Tandes,Lurah Manuan,Babinsa polsek Tandes,para tokoh masyarakat / tokoh agama dan seluruh masyarakat Desa Wonorejo Manukan Surabaya tidak ketinggalan Bopo Umin.

Wartapos di akhir acara menemui Misbahal Munir memberi ungkapan “saya sangat mendukung dengan terselenggaranya acara sadarkah bumi / Tegal Deso ini karena acara tersebut untuk melestarikan budaya bangsa. Karena djaman globalisasi banyak budaya manca negara yang masuk ke Indonesia,terkadang budaya dari manca negara kurang cocok untuk diterapkan di Indonesia. Semoga di tahun depan bisa lebih meriah dan diikuti oleh wilayah – wilayah yang lain” itu ungkapan dari Lurah Manukan.
Bopo Umum memberi arahan “Kita harus bersyukur kepada Allah, karena kita diberi tanah yang a
subur. Jadi kita harus bersodakoh, dengan membawa makanan dan dimakan disini, ini membuktikan adanya kerukunan walau kita tidak sedarah kita bisa jadi saudara” (Bs)





