Gresik

Lamongan: Kades Brumbun Telah Memprioritaskan Infrastruktur Dan Pemberdayaan Masyarakat

Ket foto: Kegiatan pelatihan menjahit di Desa Brumbun.

Lamongan, Wartapos.id – Kepala Desa Brumbun, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan, Siswahyudi telah memprioritaskan infrastruktur desa demi kesejahteraan masyarakatnya.

Adapun infrastruktur yang di tuntaskan ditahun 2017 seperti, Jalan usaha tani, tembok penahan tanah (TPT) di Dusun Bonten dan Banturejo, terakir normalisasi.

Siswahyudi Kepala Desa Brumbun, yang sudah menjabat dari tahun 2016 menuturkan, Desa Brumbum mempunyai 3 Dusun antara lain, Dusun Brumbun, Bonten, Banturejo serta mempunyai jumlah penduduk berkisar 2700 jiwa mayoritas petani.

Ket foto: Kades Brumbun, Siswahyudi

“Berbagai program telah kami laksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian dan mengangkat taraf hidup masyarakat,” ujarnya, Rabu (7/2).

Sektor sarana prasarana transportasi lebih di prioritaskan  guna meningkatkan akses jalan usaha tani sebagai penopang perekonomian warga.

Sejak terpilihnya sebagai Kades Brumbun, Siswahyudi selalu meningkatkan infrastruktur pembangunan Desa Brumbun, dan pihaknya selalu mengedepankan azaz musyawarah mufakat dalam setiap mengambil keputusan.

“Semua yang kami tetapkan juga demi masyarakat,” tegasnya.  Seperti program-program Desa Brumbun semuanya juga atas aspirasi dari masyarakat seperti pembangunan yang sudah terealisasi Tembok Penahan Tanah (TPT), Jalan Usaha Tani, Normalisasi.

“Semua sudah terealisasi dengan baik atas dukungan dari masyarakat, perangkat dan lembaga desa,” terangnya.

Selain pembangunan infrastruktur pihak pemerintah desa juga telah melaksanakan pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan ekonomi berupa, pelatihan menjahit, dan pelatihan kader posyandu.

Untuk itu pada Tahun 2018 ini sesuai dengan APBDes yang ditetapkan bersama sama, Masih melanjutkan pembangunan infrastruktur yang belum selesai.

Ia berharap Kepada Pemerintah baik Daerah, Propinsi maupun Pusat, agar bisa dipermudah dalam pelaksanaan pembangunan khususnya pembangunan desa dan untuk Bentuk- bentuk bantuan sosial bisa lebih ditingkatnya.

Sementara untuk kemasyarakat, untuk bisa lebih memiliki desa dan mendukung program pemerintah desa, “Jangan sungkan dalam menyampaikan pendapat dalam membangun desa,” harapnya. (yud/dan)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button