Lumajang Pertama Kalinya Jadi Tuan Rumah POR SD/MI Jatim

Lumajang, Wartapos.id
Wakil Bupati Lumajang, dr. Buntaran Supriyanto, M.Kes.,membuka Pekan Olahraga SD/MI Jatim 2017, Senin (13/11) di Alun – Alun Lumajang, perhelatan dua tahunan POR SD/MI tahun 2017 ke 7 ini pertama kalinya di Kabupaten Lumajang dan menggunakan mascot kesenian khas Lumajang yaitu “Mas Kencak”.
Maskot tersebut terinspirasi dari budaya seni khas Lumajang, yaitu Jaran Kencak. Uniknya, ada paramotor Provinsi Jawa Timur terbang mengelilingi Alun-Alun Lumajang. Paramotor itu, merupakan binaan TNI AU Surabaya. Saat Wabup beserta forkopimda disambut dengan paduan suara SDK Santo Yoseph, seni musik tradisional binaan pemuda pelopor nasional, Zainul Arifin, S.Pd. Upacara pembukaan diakhiri dengan defile kontingen 38 kabupaten/kota. Dalam kesempatan tersebut ada penandatanganan MOU antara Dispora Provinsi Jatim dan Dispora Kabupaten Lumajang terkait dengan pelaksanaan POR SD/MI.
Pembukaan POR SD/MI Jatim ditandai dengan melepas aero modelling. Terdapat 38 kontingen kabupaten/kota yang akan bersaing dalam 12 cabor berlangsung sejak tanggal 13-18 November 2017.
Dalam sambutannya, Wabup mengenalkan potensi alam, wisata, kuliner, dan SDM khususnya di bidang olahraga. Wabup juga menyampaikan permintaan maaf, jika ada ketidak nyamanan selama berada di ibukota Lumajang. Wabup menyampaikan terima kasih kepada Provinsi Jawa Timur telah memberikan kepercayaan kepada Lumajang menggelar POR SD/MI Jatim. Pemkab Lumajang bertekad untuk bisa mengembangkan standar fasilitas olahraga sampai tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Sebagaimana makna dari olahraga, budaya olahraga tumbuh karena budaya disiplin, konsistensi, kompetitif, kesatuan, persatuan, dan keberanian.
Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Lumajang mengirimkan perwakilan sejumlah 154 orang. Wabup berharap kontingen Lumajang bisa memberikan hasil yang maksimal dan membanggakan. Selain itu, wabup juga berharap pelaksanaan POR bisa dimaknai membentuk karakter dan pelatih bisa memfasilitasi pembelajaran efektif tiap individu untuk membangun dan pembentukan karakter.
Sementara itu Kadispora Provinsi Jawa Timur, Sugeng Riyono, M.Si., melaporkan peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah kurang lebih 3.500 peserta dengan usia 10-11 tahun dari 38 kabupaten/kota. Dari 12 cabor yang dilombakan terdiri dari atletik, bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan, bola voli, takraw, pencak silat, catur, renang, senam, panahan, dan selam. Sejumlah 123 nomor pertandingan dari 12 cabor.(Nzr/hms)





