GresikJatimKriminal

Sektretaris BPPKAD Gresik Resmi Masuk Teralis Besi

Gresik, Wartapos.id Kajari menjulang barang bukti.

Gresik, Wartapos.id – Menambah daftar panjang kasus korupsi diwilayah kota Gresik kota santri. Tanggal 14/1/19 tim penyidik dari Kejaksaan negri Gresik melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kantor dinas Badan Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) kabupaten Gresik .

Dalam jumpa pers Kajari Gresik Pandoe pramoekartika menjelaskan “ awalnya kami mendapat informasi lalu kami pelajari kemudian jam 16.00 WIB kita masuk ke kantor dinas BPPKAD ternyata Ada 14 orang pegawai yang rencananya mau menyerahkan uang dana intensif yang sudah terkumpul ke sekretaris BPPKAD. Dengan gerak cepat para penyidik melakukan pengledahan yang kita temukan uang di brangkas sebesar Rp.537 juta, uang tersebut hasil pemotongan dana intensif dari para pegawai dinas BPPKAD.

Pemotongan kisaran 10% sampai 20% tergantung dari golongan/jabatannya Begitu kita tanyakan keberadaan uang tersebut para pegawai kesulitan untuk menjawab. Akhirnya ke 14 orang tersebut kita bawa ke Kejaksaan negri Gresik untuk dimintai keterangan, sedangkan barang bukti yang kita amankan uang Rp.537 juta, pledis,kompiter dan haendpon para tersangka. Dari ke 14 orang kita tetapkan 1 orang sebagai tersangka dengan inisial MM. Tidak menuntut kemungkinan akan ada tersangka lain. Yang kita terapkan untuk tersangka adalah pasal 12e dan 12s dengan ancaman minimal 4 tahun penjara . Untuk tersangka kita tahan di lapas kelas I Medaeng“ itu penjelasan dari Kajari Gresik .

Dari keterangan kuasa hukum MM “ Kami bertiga akan melakukan upaya untuk penangguhan tahanan terhadap klaen kami. Karena uang tersebut rencana untuk kegiatan-kegiatan yang ada di kantor BPPKAD bukan untuk kepentingan pribadi (MM). Itu ungkapan Munip. (Bs)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button