Kirab Budaya Dalam Rangka HUT GATRA Ke -1 Dan Peresmian Gedung Narawita Agung


Dalam sambutannya, Bunda Indah, panggilan akrab Wakil Bupati Lumajang, Menyampaikan, “Mudah-mudahan Gatra semakin eksis di dunia seni. Saya berharap Gatra bersama dengan Pemerintah dapat memajukan budaya dan kesenian di Kabupaten Lumajang,” tuturnya.
Wabup mengatakan, pihaknya selalu mengapresiasi karya anak-anak Lumajang. Ia berharap, akan semakin banyak karya-karya seni anak Lumajang.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Indah, meresmikan gedung Narawita Agung, bertempat di Wakol Bu Tjipto.
Sementara itu, Direktur Gatra Lumajang, Hamim Temajiti, mengatakan bahwa usia Gatra masih 1 tahun. Oleh karena itu, ia meminta teman sejawatnya, tidak berbangga hati terlebih dahulu. Masih banyak yang perlu ditunjukkan kepada masyarakat Lumajang. Semua merupakan penerus kesenian dan pelestari budaya yang akan terus dan bisa mengembangkan budaya yang ada di Lumajang.
Ketua Panitia penyelenggara, Huda Al-Fatih, menyampaikan, penyelenggaraan HUT GATRA Lumajang ke-1 ini diharapkan menjadi awal bangkitnya seniman-seniman Lumajang. Namun, hal itu membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lumajang.
Gatra Lumajang melaunching buku antologi puisi Gatra “Hitam”, dikemas dalam pertunjukkan teater. Pada kesempatan itu, Gatra juga melaunching Lomba Surat untuk Cak Thorik dan Bunda Indah. Launching ditandai dengan pembacaan surat oleh 2 anak kecil yang berlari dari luar hingga memasuki gedung Narawita Agung.
Kirab HUT Gatra Lumajang ke-1, dimeriahkan oleh, tari jaran slining, paguyuban becak, PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia), Grup Musik Bali Ganjur dan Barongan (War/nzr)





