Lumajang

Sejumlah APK Diduga Dirusak Oknum Tidak Bertanggung Jawab, Caleg PKB Lapor Bawaslu

Anang Akhmad Syaifuddin, Eko Adis Prayoga dan Umi Kulsum, Calek PKB

Lumajang Wartapos.id – Tak terima sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) dirusak orang tidak bertanggung jawab, Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendatangi kantor Bawaslu Kabupaten Lumajang untuk melaporkan hal tersebut.

Perusakan APK tersebut salah satunya milik Eko Adis Prayoga yang merupakan caleg DPRD dari PKB dapil 2 yang meliputi Kecamatan Kunir, Yosowilangun dan Tekung, dimana saat ini Eko merupakan Ketua DPRD Lumajang yang tampil lagi pada kontestasi caleg 2024.

Calon Legislatif dari PKB, Eko Adis Prayoga menyesalkan aksi pengerusakan alat peraga kampanye miliknya yang terpasang di wilayah Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

“Setidaknya ada ratusan banner dan spanduk yang diduga telah dirusak oleh orang tidak dikenal. Namun, barang buktinya sudah diamankan di Mapolsek Yosowilangun,” ujarnya, kamis (04/01/24) saat ditemui usai melapor dibawaslu Lumajang

Eko Adis Prayoga yang didampingi Anang Akhmad Syaifuddin dan Umi Kulsum yang sama – sama Caleg dari PKB menambahkan bahwa jumlah alat peraga yang mengalami kerusakan mencapai ratusan yang tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Yosowilangun. Bahkan, sejumlah banner dan spanduk capres yang diusung oleh partainya juga ikut dirusak oleh sejumlah pelaku.

“Kami secara resmi melaporkan untuk ditindaklanjuti. Terkait dengan rekan kami di Nasdem dan PKS karena indikasi pelakunya sama, kami akan saling menguatkan satu dengan yang lain,” ungkap Eko

Menurutnya, seluruh syarat formal dan materielnya bakal segera dipenuhi sesuai dengan arahan Bawaslu Lumajang.

“Kami berharap kasus ini ditindaklanjuti secara serius. Sebab, harapan pemilu yang damai dan riang gembira itu memang harus benar-benar diwujudkan,” pungkasnya

Reporter :Nizar/Anwar

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button