Jadi Wisata Dadakan, Jembatan Curah Kobokan Sering Ganggu Lalu Lintas, Begini Tanggapan Wakil Ketua DPRD

Lumajang Wartapos.id – Pasca dibangunnya jembatan Besuk Kobokan Candipuro – Lumajang akhirnya menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, bahkan menjadi tempat wisata dadakan bagi para pengunjung yang sekedar ingin berselfi ataupun penasaran dengan adanya jembatan yang baru usai jembatan lama diterjang ganasnya luapan semeru.
Hal tersebut mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lumajang Oktafiani SH., dimana pihaknya sudah melakukan survey lokasi Jembatan Besuk Kobokan guna dapat memetakan batasan mana yang tidak boleh dan boleh diperkenankan untuk area parkir pengunjung, selain warung juga harus sesuai instruksi perhutani yakni tidak boleh permanen.
Oktafiani sudah survey ke jembatan yang baru dibangun oleh Kementrian PUPR dengan rangka Baja tersebut telah survey dengan Kapolsek, perhutani, dan dengan pihak Kecamatan.
“Kondisi demikian dilakukan Pemerintah Lumajang menyusul sering terganggunya lalu lintas jalan pada kawasan jalur selatan Lumajang menuju Malang dan seringkali terjadi kemacetan serta minimnya kesadaran pengunjung dalam membuang sampah dibuktikan dengan pasca hari raya sampah berserakan” terangnya, kamis (04/05/23)
“Memang kemarin terjadi euforia hari raya dan senang adanya Jembatan baru Besuk kobokan sehingga terjadi sejumlah persoalan,” imbuhnya.
Oktafiani menyampaikan bahwa Pemerintah tidak melarang masyarakat mengunjungi dan berselfi di tempat tersebut akan tetapi masyarakat kedepan harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah terutama area Parkir.
reporter ; Nizar/Anwar




