JatimMalangPelangi

JAMAAH UMROH GAGAL BERANGKAT PT.KWA TETAP TANGGUNG JAWAB.

 

Advokat pengacara M.Afif Gusti Fatah,SH.

Malang, Wartapos.id – Beberapa korban calon jamaah umroh yang gagal berangkat ke baitullah pada bulan Februari tahun 2023 ini , terlihat bergerombol dan mendatangi mapolresta kota Malang mereka merasa kesal dan kecewa atas janji -janji yang diberikan oleh PT.KWA sebagai biro perjalanan Umroh/Haji , yang hingga sampai saat ini ternyata belum ada kepastian untuk memberangkatkan (6/2’23).

Shinta A. Mayangsari,SH.M,Hum.kuasa hukum Fahrurozi salah satu korban mengatakan ” Banyak korban yang mengalami kerugian tidak sedikit dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Dan hari ini mereka para korban calon jamaah umroh akan melaporkan ke polresta kota Malang “katanya

Salah satu korban FT mengatakan bahwa ” kami tidak hanya mengalami kerugian secara materiil namun juga secara moral sebab keluarga saya sudah melakukan selamatan sebagai tanda akan diberangkatkannya ibadah umroh, namun sampai sekarangpun ternyata kami belum dapat kepastian kapan diberangkatkan ” jelas salah satu korban dengan penuh rasa kecewanya.

Kantor PT.KWA ditutup sementara

” Ada juga agen travel yang membeli paket umroh kepada PT.HDC ternyata juga tidak diberangkatkan sampai saat ini sehingga agen travel tersebut harus mengganti biaya atas kerugian ” jelas Shinta.
Dan juga ada beberapa jamaah umroh yang sudah berangkat namun fasilitasnya tidak sesuai dengan yang dijanjikan oleh RL dan DP ” Shinta menambahkan.

Sebenarnya para calon jamaah sempat ditawarkan progres pilihan sistem pembayaran dengan cara cicilan selama 2 tahun, namun mereka tidak mau karena sebagian dari mereka sudah melakukan pembayaran secara lunas / cash sehingga mereka minta pengembalian uangnya juga harus lunas ” ungkap Shinta yg didampingi saksi korban Fahrurozi saat di temui awak media di Mapolresta Malang

Sementara melalui kantor pengacara dan Advokat M.Afif Gusti Fatah,S.H selaku Kuasa Hukum PT.KWA mengatakan ” kami selaku kuasa hukum PT.KWA akan tetap bertanggung jawab menyelesaikan semua permasalahan yang ada di perusahaan, secara administrasi Apakah nanti biaya akan kami kembalikan atau kami tunda pemberangkatannya masih menunggu kebijakan dari PT.KWA ” katanya saat ditemui awak media di ruang kerjanya.

Sekedar diketahui bahwa semua ini akibat daripada regulasi kebijakan pemerintah Arab Saudi melalui biro jasa yang ada di sana, ada indikasi dengan menaikkan tarif semua biaya operasional akomodasi hotel maupun biaya operasional yg lain hingga kenaikan kisaran 200 % s/d 300 % hal ini dilakukan akibat dari dampak makin melonjaknya peminat para jamaah calon umroh ke Baitullah.

“Kalaupun saat ini kami paksakan untuk berangkat umroh dengan jumlah jamaah yg melebihi kapasitas quota disana akhirnya menjadi “over load” jika hal ini dilakukan,maka sangat membahayakan para jamaah kami,makanya kami masih akan atur jadwal berangkat nya ” imbuh Mas Afif pemuda asli Situbondo ini.(Noer).

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button